KOTA MALANG, RADAR MALANG - Upaya Cabor Futsal Putri Kota Malang mematangkan persiapan terkendala fasilitas latihan. Mereka masih kesulitan menemukan lapangan yang sesuai standar. Itu mengakibatkan sejumlah program latihan dan simulasi laga harus disesuaikan dengan lapangan yang tersedia.
Manajer Tim Futsal Putri Kota Malang Jayanti Iwan menjabarkan, lapangan futsal yang tersedia di Kota Malang memang banyak. Namun hanya dua saja yang memenuhi standar ukuran 20x40 meter. Yakni SM Futsal di Kecamatan Lowokwaru dan Unggul Sports Center (USC).
”Karena masing-masing tempat itu hanya memiliki satu lapangan saja jadi harus rebutan dengan pihak lain untuk bisa berlatih,” katanya. Dalam beberapa kesempatan, mereka harus berlatih di lapangan lain agar program latihan tetap berjalan. Bahkan, mereka sempat berlatih pada pukul 5 pagi untuk menyesuaikan jadwal kosong di dua venue tersebut.
Baca Juga: Futsal Putri Kota Malang Matangkan Progres Regenerasi Pemain
Menurut Iwan, lapangan berukuran standar menjadi kebutuhan penting dalam proses latihan. Selain memudahkan tim pelatih menerapkan semua menu latihan, lapangan sesuai standar juga membuat pemain bisa beradaptasi sebelum kejuaraan. Saat sudah terbiasa, akan memudahkan para pemain untuk tampil maksimal di kejuaraan resmi.
Meski belum ada solusi terkait kondisi itu, Tim Futsal Putri Kota Malang enggan menyerah. Latihan rutin tetap dijalankan sebagai bagian dari mempersiapkan diri sebelum ikut kejuaraan. Salah satu solusi yang mereka ambil, memilih pendekatan adaptasi jadwal kosong.
Baca Juga: Futsal Putri Kota Malang Petik Pelajaran Berharga dari Timnas Australia
Jam latihan mereka, menyesuaikan jadwal kosong di SM Futsal dan USC. Menurutnya, upaya itu lebih baik dibanding berlatih di tempat tak standar. ”Kami berharap bisa ada lebih banyak lagi lapangan luas yang bisa dipakai untuk latihan maupun pertandingan,” tambahnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho