KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Arema FC bukan satu-satunya klub yang memakai Stadion Kanjuruhan (KJ) sebagai homebase pada kompetisi musim 2026/2027. RANS Nusantara juga akan memakai venue tersebut sebagai kandang di Liga 2 Pegadaian Championship. Meski harus berbagi markas, manajemen Arema FC memastikan penyelenggaraan pertandingan tim tidak mengalami kendala berarti.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menilai kondisi tersebut tidak menjadi masalah besar bagi skuad Singo Edan. Itu karena, mereka juga pernah merasakan berbagi kandang saat musim 2023/2024. Saat itu Julian Guevara cs bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, bergantian dengan Bali United FC.
”Bukan pertama kali kami berbagi tempat. Bahkan sempat bersama tim sesama Liga 1 (Bali United),” ujarnya. Agar pertandingan berjalan lancar, pria yang akrab disapa Inal perlu melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Rans Nusantara maupun Pemkab Malang. Khususnya mengenai teknis pemakaian lapangan.
Dia mencontohkan, tidak mungkin apabila Arema FC bermain pada hari Sabtu, kemudian dipakai Rans Nusantara keesokan harinya. Saat ada pertandingan dipakai terlalu berdekatan dapat mengakibatkan penurunan kualitas rumput. Hingga potensi mengalami kerusakan.
Apabila hal tersebut terjadi, dapat memengaruhi performa Alfeandra Dewangga dan kawan-kawan di atas lapangan. Menurutnya, hal itu menjadi sebuah kerugian saat terjadi. Itu karena, tim dituntut tampil lebih baik saat bermain di kandang .
Baca Juga: Pemain Muda Arema FC Azmiy Aziz, Idolakan Leo Guntara dan John Alfarizi
Belum lagi, Stadion Kanjuruhan juga disewakan untuk pertandingan persahabatan maupun fun football. Demi menghindari potensi kerusakan, Arema FC dan RANS Nusantara perlu mengatur jadwal yang tepat antar pertandingan. ”Begitu kami menerima jadwal musim depan, kami akan berbicara lagi dengan mereka mengenai laga kandang yang digelar. Baru setelah itu akan dibandingkan dengan jadwal dari pihak Rans,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang