MALANG, RADAR MALANG - Proses adaptasi Alfeandra Dewangga di Arema FC berjalan tanpa kendala berarti. Selain cepat menyesuaikan diri dengan gaya permainan tim, pesepak bola berusia 25 tahun itu juga mendapat kemudahan saat berada di lingkungan baru. Hal itu tidak lepas dari keberadaan mantan rekan setimnya di PSIS Semarang, Adi Satryo.
Keduanya pernah berseragam Laskar Mahesa Jenar pada musim 2024/2025. Kedekatan tersebut tetap terjaga meski Dewangga kemudian hijrah ke Persib Bandung, sementara Adi bergabung dengan Arema FC pada musim lalu. Pada musim 2026/2027, keduanya akhirnya kembali bereuni di Malang.
Dewangga menjelaskan, setelah memutuskan bergabung ke Arema FC langsung menanyakan beberapa hal ke Adi. Khususnya mengenai lingkungan tempat tinggal untuk keluarganya. ”Yang pertama kali saya tanyakan ke dia adalah rumah. Karena saya juga memiliki istri dan anak (sama seperti situasi Adi),” ujarnya.
Baca Juga: Ada Peran IB di Balik Bergabungnya Alfeandra Dewangga ke Arema FC
Setelah melakukan survei ke beberapa rumah yang direkomendasikan Adi, Dewangga akhirnya menemukan hunian yang dianggap tepat. Menurutnya, pemilihan rumah yang ideal menjadi salah satu faktor penting agar keluarganya merasa nyaman di Malang. Dengan begitu, dia bisa lebih berkonsentrasi mempersiapkan diri bersama Arema FC.
Selain itu, dia juga menanyakan soal kondisi tim. Dewangga menilai, kesan pertama yang dirasakannya saat pertama kali bergabung adalah kekeluargaan yang kuat di skuad Arema FC. ”Kondisi ini membuat saya teringat seperti saat berada di (PSIS) Semarang,” tambahnya.
Baca Juga: Mengenal Alfeandra Dewangga: Rekrutan Keempat Arema FC
Eks penggawa Persib Bandung itu optimistis, adaptasi cepat memudahkannya memperoleh kesempatan bermain. Dia bertekad untuk mewujudkan target Singo Edan musim depan. (zan/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang