Buta Kekuatan Tim Brunei dan Singapura Berusaha Cari Informasi Sebanyak Mungkin

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 12:40 WIB
FOKUS KEKUA TAN SENDIRI: Joel Vinicius berusaha lepas dari penjagaan Azmiy Azziz dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis.
FOKUS KEKUA TAN SENDIRI: Joel Vinicius berusaha lepas dari penjagaan Azmiy Azziz dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis.

KABUPATEN MALANG, RADRA MALANG – Kurang dari satu pekan lagi, Jayus Hariono dan kawan-kawan akan kembali bermain di Piala Presiden. Pada Sabtu nanti (25/7), akan jalani laga pembuka menghadapi Persib Bandung. Lantas, bagaimana Singo Edan melihat persaingan di grup A?.

Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas mengungkapkan, tim pelatih tidak kesulitan saat menggali kekuatan dan kelemahan dari Persib Bandung. Itu karena, dia dan Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos sudah mengetahui bagaimana gaya permainan klub tersebut. Meski Persib telah mengalami perombakan skuad, dia memprediksi skema permainan mereka tidak banyak berubah.

”Namun yang menjadi masalah bagi kami adalah tim dari luar Indonesia. Kami sedikit kesulitan untuk mendapatkan informasi dari (permainan) mereka,” katanya. Andre menyebut, kalau selama ini Arema FC belum pernah bertanding menghadapi Tampines Rovers dan Brunei DPMM FC. Karena itu, hanya memiliki data kekuatan lawan dari rekaman pertandingan dua klub itu selama jalani kompetisi musim lalu.

Baca Juga: Robi Darwis Siap Main di Berbagai Posisi untuk Arema FC

Baginya, situasi tersebut memberikan tantangan. Karena harus meraba-raba cara mengantisipasi untuk meredam kekuatan lawan. ”Tapi kami juga sudah berbicara dengan analis tim Matheus Lacerda, untuk mendapatkan informasi sebanyak- banyaknya. Agar kami bisa mempelajari lawan secara menyeluruh,” ujarnya.

Menurutnya, informasi yang minim terkait lawan sempat membuat Arema FC meraih hasil negatif di Piala Presiden edisi tahun lalu. Waktu menghadapi Oxford United, Dendi Santoso dan kawan-kawan tidak bisa mengantisipasi strategi lawan. Akibatnya, harus takluk dengan skor besar 0-4. Berangkat dari pengalaman tersebut, Andre menegaskan problem tersebut bakal mereka atasi secepat mungkin. Dia memastikan, tim pelatih akan saling membantu untuk menganalisis kekuatan lawan. ”Tidak hanya itu, kami juga akan fokus dengan kekuatan sendiri.

Baca Juga: Pemain Arema FC Marcos Vinicius Dihadapkan Tantangan untuk Tampil Lebih Tajam

Meningkatkan performa sebelum turnamen,” kata dia. Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Julian Guevara menyebut, tim luar negeri yang mengikuti Piala Presiden 2026 bukan klub sembarangan. Mereka dipilih tidak hanya mewakili dari negara masing-masing. Lebih jauh, mempunyai kemampuan untuk bersaing dengan klub-klub tanah air.

”Mereka juga diundang bertanding ke sini (Indonesia) punya riwayat prestasi dan punya sejarah panjang, jadi kami harus lebih punya persiapan lebih baik
dari lawan,” tandasnya. Menurutnya, untuk mendapatkan hasil positif perlu bermain dengan bagus di setiap laga. Itu dilakukan tim saat juara 2024 lalu. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Arema FC 2026 piala presiden indonesia