Striker Baru Arema FC Gustavo Henrique Percaya Diri Gantikan Peran Dalberto

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:01 WIB
SIAP TAMPIL TAJAM: Dari kiri, Marcos Vinicius, Gustavo Henrique, dan Careca menjalani sesi latihan di Stadion Kanjuruhan pada Jumat lalu (17/7).
SIAP TAMPIL TAJAM: Dari kiri, Marcos Vinicius, Gustavo Henrique, dan Careca menjalani sesi latihan di Stadion Kanjuruhan pada Jumat lalu (17/7).

 KABUPATEN –RADAR MALANG- Gustavo Henrique bergabung ke skuad Arema FC dengan bayang-bayang ekspektasi besar. Bersama Marcos Vinicius, dia diharapkan tampil tajam seperti Dalberto Luan Belo dalam dua musim lalu. Mantan pemain Madura United itu merupakan penyerang asing yang banyak menyumbangkan gol untuk Singo Edan.

 Dalberto total mencetak 34 gol dan 12 assist selama dua musim. Pada musim 2024/2025 atau musim perdana berkostum Singo Edan mencetak 15 gol dan 4 assist. Lalu pada 2025/2026, dia mencetak 19 gol dan 8 assist.

 Gustavo Henrique menyadari tanggung jawab besar itu saat berkostum Arema FC. Menurutnya, satu-satunya cara untuk membuktikan hal itu adalah melakukan yang terbaik saat berada di lapangan. ”Respons saya terhadap hal itu (tuntutan tampil tajam) adalah tetap melakukan pekerjaan saya sebagai striker dengan rutin mencetak gol,” ujar eks penggawa Ninh Binh FC tersebut.

 Fokusnya saat ini bukan tentang apa yang telah dicetak penyerang sebelumnya. Tapi, bagaimana memberikan terbaik untuk tim. Baik itu saat latihan atau pertandingan.

 Demi bisa mewujudkan misi tersebut, Henrique bertekad untuk melakukan adaptasi cepat dengan tim baru. Dia merasa beruntung sudah mengenal beberapa penggawa Arema FC yang pernah tampil di Brasil. Seperti Walisson Maia dan Gustavo Franca.

 Selain itu, dia melihat kalau pemain lokal di skuad Singo Edan punya kualitas bagus. Pesepak bola berusia 30 tahun itu mengatakan, tidak boleh fokus bermain secara individual untuk cetak gol. ”Kami adalah sebuah tim. Kami semua harus bekerja sama dan saling percaya. Itu bisa membuat saya berkontribusi secara maksimal di depan gawang,” jelas dia.

 Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menilai, keempat pemain anyar tim memiliki kemampuan di atas rata-rata. Baik dari sektor belakang maupun striker. Meski begitu, dirinya tidak ingin membandingkan hal itu dengan pemain tim sebelumnya.

”Mereka (penggawa anyar dan lama) merupakan pemain yang berkualitas, namun mereka juga memiliki karakteristik yang berbeda,” ujar dia. Pelatih berusia 47 tahun itu menegaskan, kedatangan keempat legiun impor anyar didasarkan atas kebutuhan tim dan menyesuaikan dengan gaya bermain Arema FC. Sebelum bergabung, dia sudah pernah melihat aksi Gustavo Henrique saat bermain di Brasil.

Marcos mengatakan, tim pelatih sudah menyiapkan cara mengoptimalkan pemain anyar. Tapi, sebelum itu akan bangun chemistry. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
transfer Arema FC Gustavo Henrique pemain anyar Arema FC