Pelatih Arema FC Putar Otak Tentukan Komposisi Pemain untuk Piala Presiden, Ada Apa?

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 14:00 WIB
Pelatih Kepala Marcos Santos Pimpin Latihan di Pakis Malang. (Sumber: Instagram/@aremafcofficial)
Pelatih Kepala Marcos Santos Pimpin Latihan di Pakis Malang. (Sumber: Instagram/@aremafcofficial)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Rencana Arema FC untuk membawa seluruh penggawa tim ke Piala Presiden 2026 gagal terlaksana. Itu karena, turnamen pramusim tersebut memiliki regulasi khusus mengenai maksimum pemain yang dibawa. Akibatnya, tim pelatih Singo Edan harus selektif memilih penggawa mana diboyong ke Bandung.

 Sampai saat ini, komposisi Singo Edan berjumlah 34 penggawa. Itu terdiri atas 11 pemain asing dan 23 pemain lokal, Awalnya, mereka berencana untuk membawa seluruh skuad untuk menjajal berbagai komposisi maupun mengembalikan kondisi fisik setelah jeda kompetisi.

 ”Terdapat regulasi yang tidak memperbolehkan kami membawa semua (pemain). Setiap tim hanya boleh membawa 35 orang, itu tidak hanya penggawa saja, namun juga beserta staf kepelatihan,” ujar pria asal Bogor tersebut. Menurutnya, kondisi itu membuat tim pelatih harus putar otak menentukan pemain terbaik. Sedangkan para pemain wajib kerja keras di pertandingan.

 Apabila melihat dari regulasi pertandingan, setiap tim membutuhkan total 21 pemain untuk bertanding. Di mana, 11 penggawa menjadi starter sementara 10 sisanya masuk di bangku cadangan. Pria yang akrab disapa Inal itu memastikan jumlah yang dibawa ke Bandung tidak jauh dari regulasi tersebut.

 ”Mungkin antara 21 sampai 23 pemain yang berangkat ke turnamen. Sisanya dari staf kepelatihan,” imbuhnya. Menurutnya, staf dan pelatih yang dibawa ke Bandung juga akan mengalami penyesuaian. Perlu diketahui, Arema FC selalu membawa official staf sebanyak 17 orang saat menjalani laga home maupun away. Perinciannya, staf pelatih, manajemen, tim medis, serta operasional, dan media.

 Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memastikan pemain yang akan dibawa ke Piala Presiden 2026 bukanlah pemain sembarangan. Penggawa tim yang ingin bermain di Piala Presiden harus menunjukkan kesungguhan dan performa dalam sesi latihan setiap hari. Dia dan tim pelatih akan melihat, siapa saja sosok yang dinilai siap secara fisik, mental maupun tactical untuk bermain di Bandung.

 ”Komposisi skuad sekarang jauh lebih kompetitif. Jadi mereka harus menunjukkan yang terbaik agar bisa terpilih (untuk dibawa ke Piala Presiden,” imbuhnya. Meski belum memberikan pengumuman resmi daftar pemain yang dibawa, Marcos berharap skuad nantinya mampu tampil kompetitif di turnamen pramusim. Itu karena, dia tidak hanya ingin memperbesar peluang juara, namun juga memanfaatkan kesempatan itu untuk melihat aksi pemain baru. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Arema FC piala presiden Singo Edan