Stadion Kanjuruhan Jadi Homebase RANS Nusantara, Proses Administrasi Tinggal Tunggu Surat Manajemen kepada Pemkab Malang

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 14:42 WIB
Tampak Stadion Kanjuruhan dari depan. (Indah Mei Yunita/Radar Malang)
Tampak Stadion Kanjuruhan dari depan. (Indah Mei Yunita/Radar Malang)

KEPANJEN, RADAR MALANG – RANS Nusantara FC telah menetapkan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase untuk mengarungi Liga 2 musim 2026/2027. Meski demikian, Pemkab Malang masih menyelesaikan tahapan administrasi sebelum kerja sama penggunaan stadion dapat difinalisasi.

Hingga Selasa (21/7), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang mengaku belum menerima surat resmi dari manajemen RANS Nusantara FC. Dokumen tersebut menjadi syarat untuk memproses perjanjian penyewaan stadion milik Pemkab Malang itu.

"Sampai saat ini belum ada surat resmi yang masuk ke kami," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.

Administrasi Menjadi Tahap Akhir

Dispora memastikan seluruh tahapan teknis telah dilalui oleh RANS Nusantara FC. Manajemen klub sebelumnya telah melakukan peninjauan sekaligus verifikasi kelayakan Stadion Kanjuruhan.

Karena itu, proses yang kini berlangsung hanya penyelesaian administrasi. Setelah surat pengajuan diterima, Pemkab Malang akan memproses kerja sama penyewaan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan rampungnya administrasi tersebut, Stadion Kanjuruhan akan resmi menjadi markas RANS Nusantara FC pada Liga 2 musim 2026/2027. Stadion yang juga menjadi kandang Arema FC itu nantinya digunakan oleh dua klub profesional dengan kompetisi berbeda.

Baca Juga: RANS Nusantara Bayar Sewa Stadion Kanjuruhan Sama seperti Arema FC, Begini Kata Pemkab Malang

Skema Sewa Sama dengan Arema FC

Firmando menjelaskan, mekanisme penyewaan Stadion Kanjuruhan tidak dibedakan berdasarkan klub. Seluruh pemohon wajib mengajukan surat resmi yang memuat jadwal pertandingan serta kebutuhan penggunaan fasilitas stadion.

"Tarifnya sama antara Arema dan RANS. Nanti yang membedakan itu jumlah tribun yang digunakan. Kalau Arema sekitar Rp35 juta sampai Rp50 juta," jelasnya.

Besaran biaya sewa disesuaikan dengan kebutuhan operasional pertandingan. Semakin banyak tribun yang dibuka, biaya operasional yang harus ditanggung juga akan meningkat.

Baca Juga: Resmi! RANS Nusantara Satu Kandang dengan Arema FC di Stadion Kanjuruhan

Biaya Menunggu Kebutuhan Pertandingan

Hingga kini Dispora belum dapat menghitung besaran biaya sewa yang akan dikenakan kepada RANS Nusantara FC. Sebab, kebutuhan penggunaan stadion baru akan diketahui setelah manajemen menyerahkan jadwal pertandingan dan rincian fasilitas yang akan digunakan.

Karena itu, surat pengajuan resmi menjadi dasar bagi Pemkab Malang untuk menyusun perjanjian kerja sama sekaligus menghitung nilai sewa sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika proses administrasi selesai dalam waktu dekat, Stadion Kanjuruhan akan resmi memiliki dua penghuni tetap pada musim 2026/2027, yakni Arema FC di Liga 1 dan RANS Nusantara FC di Liga 2.

Editor : Aditya Novrian
Liga 2 2026/2027 homebase RANS dispora kabupaten malang stadion kanjuruhan RANS Nusantara FC