MALANG KOTA–RADAR MALANG- Manajemen Arema FC mengambil langkah strategis untuk masa depan Jayus Hariono serta Dwiki Mardiyanto. Klub memberikan kepercayaan kepada keduanya untuk melanjutkan tantangan baru bersama Persiraja Banda Aceh mengarungi Championship atau Liga 2 pada musim 2026/2027. Keputusan itu diambil setelah melalui komunikasi antara manajemen, tim pelatih, dan kedua pemain.
Di antara mereka, akhirnya sepakat bahwa langkah ini adalah upaya terbaik. Khususnya dalam mendukung jenjang karier mereka ke depan. Seperti diketahui, baik Jayus dan Dwiki tak banyak mendapat kesempatan bermain musim lalu.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, keputusan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral klub. Singo Edan menyadari, kesempatan untuk tampil di lapangan secara konsisten menjadi aspek fundamental bagi pemain. Berangkat dari itu, demi menjaga serta mematangkan kualitas seorang pemain akhirnya Jayus dan Dwiki diberi kesempatan ke Persiraja.
”Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan kedua pemain, kami sepakat bahwa ini adalah jalan terbaik agar Jayus dan Dwiki mendapatkan ruang lebih luas untuk mengasah potensi dan tampil di lapangan,” katanya. Harapannya, kedua pemain tersebut terus menjaga ritme dan sentuhan terbaiknya.
Manajemen percaya, kesempatan untuk lebih sering tampil di pertandingan resmi akan menjadi modal berharga bagi Jayus maupun Dwiki. Khususnya, dalam mempertahankan performa terbaik mereka. ”Ini bukanlah perpisahan, melainkan langkah untuk memperkaya pengalaman. Kami akan terus memantau perkembangan mereka,” katanya.
Harapannya, setelah masa peminjaman tersebut selesai mereka akan kembali sebagai pemain yang lebih matang. Memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga besar Arema FC. Klub melihat keduanya punya potensi tersebut.
Pria kerap disapa Inal itu menjabarkan, langkah itu bagian dari strategi pengembangan skuad yang berkelanjutan di Arema FC. Selain itu membangun tim yang tangguh. Klub juga berkomitmen untuk memastikan setiap pemain memiliki wadah yang ideal untuk berkembang. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo