MALANG, RADAR MALANG – Penampilan perdana Singo Edan di turnamen Piala Presiden 2026 hari pertama ramai menuai kritik penggemarnya. Kepulangan Arema FC dengan skor 0-1 melawan Persib Bandung membuat sebagian Aremania kecewa dan tidak puas.
Kekalahan Arema FC ini menimbulkan kritik dari penggemar atas performa tim yang tak berbeda dari liga sebelumnya. Sebagian penggemar Arema FC menyalahkan taktik yang digunakan Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos. Publik menilai pelatih tersebut cenderung menerapkan sistem bertahan.
Aremania menuliskan kritik dan kekecewaan mereka melalui kolom komentar di postingan akun Instagram resmi @aremafcofficial yag diunggah langsung setelah laga Arema FC dan Persib Bandung.
Baca Juga: Arema Gagal Cetak Poin di Laga Awal Piala Presiden 2026, Marcos Santos Akui Permainan Perlu Dibenahi
”Musim wingi taktik e Marcos dominan bertahan, Saiki pancet ae, menunggu dan bertahan, pemilihan pemain Yo sek kliru, pramusim gaween nyoba taktik menyerang dan pressing, malah bertahan, Podo ae koyok musim wingi, kebacut nemen,” tulis penggemar Arema FC bernama @hal_bagus di postingan instagram Arema pada Sabtu, 25 Juli 2026 lalu.
”Musim lalu taktik Marcos dominan bertahan. Sekarang masih tetap saja, menunggu, dan bertahan. Pemilihan main juga masih keliru. Pramusim coba pakai taktik menyerang dan pressing! Malah pakai taktik bertahan lagi, Sama saja dengan musim lalu. Parah sekali!,”
Menanggapi kekecewaan penggemar, Iwan Budianto, CEO Arema FC, menegaskan bahwa turnamen Piala Presiden adalah ajang persiapan menuju Liga Satu. Iwan menerangkan bahwa turnamen pramusim ini memang diposisikan sebagai proses penyelarasan tim menuju Super League.
Baca Juga: Hanya Kalah dari Persib, Arema FC Jadi Klub Termahal Grup A Piala Presiden 2026
Ia menegaskan bahwa publik tak seharusnya terburu-buru menilai performa tim Singo Edan dengan penampilan perdana 25 Juli 2026 lalu.
"Ini bukan awal musim, tetapi masih pre-season. Jadi jangan berekspektasi terlalu berlebihan,” tutur Iwan pada Minggu, 26 Juli 2026 . Dilansir dari kanal resmi Arema FC Official.
Iwan juga merespon kritik penggemar yang cenderung menyalahkan Pelatih Kepala berdarah Brazil itu. Iwan menegaskan bahwa manajemen tentu akan mengadakan evaluasi terkait performa. Namun tidak dilakukan secara personal atau bahkan hingga memecat pelatih tersebut.
"Evaluasi pasti ada, tetapi terhadap keseluruhan, bukan kepada person. Tidak secepat itu. Masa hanya gara-gara turnamen pramusim langsung mengevaluasi, apalagi sampai memberhentikan pelatih," pungkas Iwan.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber