BANDUNG -RADAR MALANG- Matheus Blade dan kawan-kawan dituntut tampil lebih waspada saat menghadapi Tampines Rovers, nanti sore (15.30). Arema FC tak punya track record yang bagus saat menghadapi klub luar negeri. Dari lima laga terakhir, Singo Edan hanya menorehkan dua kemenangan. Sementara itu tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Selain itu, klub asal Singapura itu tampil bagus dan punya pemain dengan daya juang tinggi. Modal itu membuat mereka terhindar dari kekalahan saat melawan DPMM FC.
Terbaru, Arema FC kalah saat melawan Oxford United di Piala Presiden 2025 lalu. Saat itu, anak asuh Marcos Santos tumbang dengan skor 0-4. Hasil minor tersebut menyudahi langkah tim untuk lolos ke babak selanjutnya.
”Bedanya dengan (edisi Piala Presiden) sebelumnya, kami menghadapi dua tim luar, dimulai dari Tampines (Rovers). Tentunya, di laga ini Arema FC harus tampil lebih baik,” ujar nakhoda berkebangsaan Brasil itu. Menurutnya, klub asal Singapura itu punya persiapan yang bagus. Modal itu menjadikan permainan mereka cukup solid.
Dia melihat, chemistry yang terjalin antar pemain lawan sudah terbentuk dengan baik saat laga pertama Piala Presiden 2026 melawan DPMM FC. Mampu membobol gawang lawan dengan skema permainan yang baik. Marcos Santos mengharapkan anak asuhnya tampil fokus sepanjang 90 menit laga.
Meski begitu, Marcos sudah berdiskusi dengan tim analis mengenai kekuatan dari Tampines Rovers. Berdasar pengamatannya, tim asal Singapura itu mengandalkan serangan cepat pada awal laga. Hal itu dibuktikan dengan gol yang dicetak Tampines Rovers pada laga perdana menghadapi DPMM FC.
”Sejak awal laga kami harus bisa menekan lawan. Ini bertujuan untuk meredam serangan sekaligus memudahkan kami untuk unggul terlebih dahulu,” jelasnya. Menurutnya, gol cepat memberikan banyak keuntungan. Salah satunya, membantu tim mengontrol jalannya laga.
Di tempat terpisah, gelandang Arema FC Matheus Blade mewanti-wanti rekan satu tim untuk tetap percaya diri menghadapi laga nanti. Menurutnya, tim harus yakin selalu punya kesempatan lolos ke fase selanjutnya. Kekalahan melawan Persib Bandung bukan akhir dari segalanya.
Dia melihat, mindset takut sebelum berlaga berpotensi memengaruhi performa Singo Edan di pertandingan nanti sore. ”Kami harus datang dengan semangat positif. Saat itu terjadi, saya yakin tim bisa bermain lebih maksimal dan meraih hasil yang diharapkan (kemenangan),” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo