RADAR MALANG-Jersey dikenakan penggawa Arema FC untuk kompetisi musim 2026/2027 lebih fresh. Jersey home mengusung warna biru tua, sementara kostum away gunakan warna putih. Proses desain jersey terbaru Singo Edan membutuhkan waktu yang panjang.
Chief Business and Commercial Officer (CBO) Arema FC Irma Prianti memperkirakan, estimasi perancangan sampai finalisasi memakan waktu sampai enam bulan. Sebelum kemudian bisa diluncurkan secara resmi Official Store Arema FC.
”Dalam periode tersebut kami melakukan berbagai revisi. Mulai masukan dari manajemen, tim desainer sampai dari teman-teman Aremania,” ujarnya. Irma menyebut, kalau terkait dengan pemilihan warna tidak mengalami perubahan sejak desain awal. Karena sengaja mengambil inspirasi dari jersey musim 2008/2009 pada era Indonesia Super League (ISL).
Sementara jersey away sedikit berbeda dibandingkan musim lalu karena memakai warna putih tulang. Irma ingin, kostum tersebut bisa dipakai untuk berbagai acara. Tidak hanya saat mendukung tim kesayangan, namun juga cocok dipakai untuk aktivitas kasual.
Irma mengungkapkan, kalau proses yang panjang lebih banyak berkutat di desain ilustrasi. Itu karena, perlu mencari bentuk dan tempat yang ideal untuk corak grafis bunga lotus. Sekaligus, menambahkan logo singa di bagian depan jersey home dan away.
Setelah melalui proses panjang, finalisasi desain baru selesai sekitar dua bulan lalu. Kemudian, mereka melakukan percobaan prototype yang membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. ”Proses untuk jersey musim ini memang membutuhkan waktu lama karena dari Arema FC ingin desain sepenuhnya custom,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo