KOTA MALANG, RADAR MALANG - Cabor Hockey Kota Malang menyiapkan rencana jangka panjang untuk menjaga capaian prestasi. Salah satu upaya yang mereka lakukan untuk mewujudkan target itu dengan memperbanyak atlet kelompok usia muda hingga junior. Tim pelatih percaya, cara itu bisa membuat cabor ikut lebih banyak kejujuran karena tak terganjal regulasi usia.
Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Malang Dicky Tanzila Suryanto menjabarkan, saat ini memiliki 80 atlet aktif yang duduk di bangku SD. Sementara itu, atlet yang berasal dari jenjang SMP berjumlah 60 atlet. Menurutnya, atlet tersebut berasal dari proses pembinaan mulai dari lingkup sekolah sampai cabor.
”Fokus pembinaan jangka panjang memang menjadi perhatian kami karena regulasi usia di berbagai kejuaraan selalu berubah-ubah,” ujarnya. Dicky mencontohkan, di Porprov Jatim hampir selalu terjadi perubahan regulasi usia. Dari sebelumnya maksimal usia 21 tahun menjadi 18 tahun.
Baca Juga: Hockey Kota Malang Bawa Pulang Tiga Medali dari Kejurnas Eden Cup 2026
Dengan adanya pembinaan jangka panjang, mereka memiliki banyak atlet cadangan untuk bisa mengisi slot atlet senior yang terhalang batasan usia. Untuk mengasah kemampuan atlet, Hockey Kota Malang kerap menurunkan atlet untuk tampil di kejuaraan level usia dini dan junior. Tujuannya, agar saat berada di kejuaraan bergengsi mampu tampil dalam keadaan siap tempur.
Baca Juga: Cara Hockey Kota Malang Jaga Performa Atlet saat Tak Bisa Tampil Banyak Kejuaraan
Dicky menambahkan, atlet muda tersebut juga diproyeksikan untuk mengisi posisi atlet yang berada di jenjang SMA sampai U-21. ”Setelah Porprov tahun lalu, stok atlet usia tersebut tidak terlalu banyak,” ujarnya. (zan/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang