BANDUNG-RADAR MALANG- Kekuatan Arema FC saat melawan Persebaya Surabaya di semifinal Piala Presiden 2026 berpotensi tereduksi. Itu akibat, Singo Edan tak bisa diperkuat top skor sementara turnamen Gustavo Henrique. Penyerang asal Brasil itu mengalami cedera paha yang membuatnya menepi.
Situasi tersebut bisa dibilang bukan sebuah hal yang menguntungkan. Ada dua alasan yang jadi penyebabnya. Pertama, Henrique jadi satu-satunya penggawa Singo Edan yang bisa cetak gol selama fase grup.
Kedua, Persebaya datang ke babak semifinal Piala Presiden 2026 dengan pertahanan yang solid. Klub berjuluk Green Force itu catat dua kali nirbobol dan hanya sekali kemasukan. Hasil itu membuat mereka berada di puncak klasemen Grup A.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, menyadari tantangan tersebut. Menurutnya, tim pelatih sudah mencari solusi terkait situasi tersebut. Setelah mendapatkan laporan tim medis Arema FC, langsung menyiapkan skema bermain tanpa Henrique.
”Kami tahu Henrique sedang bermain bagus saat ini. Tapi, kami harus menjaganya. Pemain lain akan memberi performa terbaik (saat menggantikannya),” kata juru taktik berusia 47 tahun itu. Marcos optimistis penyerang lain akan membuat tim tetap tajam saat babak semifinal. Dia yakin karena anak asuhnya punya kualitas yang merata.
Baginya saat pemain tim ada yang belum mencetak gol bukan karena mereka jelek. Tapi terkadang, kurang beruntung dan maksimal saat memanfaatkan peluang. Kondisi itu tak membuatnya terkejut karena selama fase grup belum semua pemain dalam kondisi 100 persen.
Ajang Piala Presiden 2026 dimanfaatkan tim pelatih untuk menyiapkan skuad Singo Edan untuk mencapai performa terbaik. Tujuan utamanya, kompetitif saat di Super League. ”Dalam tiga laga (di fase grup) tim ini terus menunjukkan perkembangan yang positif. Saya pikir gol akan datang untuk pemain lain,” katanya.
Lantas, bagaimana skema bermain tanpa Henrique sebagai ujung tombak? Marcos enggan menjabarkan secara detail. Dia hanya memastikan tim punya banyak opsi strategi di lini serang tim. ”Kami akan bermain menyesuaikan siapa lawan kami,” katanya.
Di tempat terpisah, Dokter Arema FC Nanang Tri Wahyudi SpKO menjelaskan, Henrique akan melakukan pemulihan secara bertahap. Tujuannya, supaya problem di bagian pahanya pulih dengan maksimal. ”Selama proses itu kami akan melakukan evaluasi secara berkala.Kami berharap Gustavo dapat pulih sepenuhnya,” katanya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo