RADAR MALANG-Cabor Panahan Kota Malang berhasil mencatatkan prestasi di Kejurnas Junior 2026. Capaian tersebut tidak hanya membantu kontingen Jawa Timur meraih medali, namun juga memperbaiki track record di Kejurnas 2025. Tahun lalu, Atlet Panahan Kota Malang belum berhasil meraih medali di kejuaraan tersebut.
Bina Prestasi (Binpres) Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Kota Malang Hanung Kriswandono mengungkapkan, Atlet Panahan Kota Malang sejatinya tidak memiliki waktu panjang dalam mempersiapkan diri untuk Kejurnas. Meski begitu, dia dan tim pelatih menyiasati kondisi tersebut dengan memaksimalkan durasi latihan yang singkat. Mereka juga menjaga kondisi fisik atlet agar tidak mudah drop menjelang pertandingan.
”Performa atlet Kota Malang selama di sana sangat kompetitif. Mereka juga menunjukkan peningkatan hasil dari kejuaraan sebelumnya,” ujarnya. Dari kejuaraan tersebut, atlet Kota Malang berhasil membawa pulang tiga medali perak dan satu medali perunggu. Itu didapatkan dari divisi beregu recurve putri dan beregu compound putri untuk kategori U-13 dan U-18.
Menurut Hanung, perolehan empat medali tersebut terasa spesial. Itu karena, atlet peraih medali tersebut baru pertama kali mengikuti Kejurnas Junior. Beberapa di antaranya mereka bahkan baru pindah ke divisi baru pada Januari lalu.
Karena berhasil memperoleh medali di tingkat nasional, Hanung melihat adanya kesempatan atletnya mendapatkan panggilan Puslatda. Itu karena, performa atlet yang menonjol di Kejurnas Junior mendapatkan perhatian khusus dari pengurus Perpani tingkat provinsi sampai nasional. ”Pastinya ada peluang tersebut. Karena (masih muda), jadi bisa disiapkan untuk jangka panjang,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo