BALI, RADAR MALANG - Perjalanan Arema FC untuk meraih gelar Piala Presiden kelima kalinya harus kandas di babak semifinal. Itu setelah tim besutan Marcos Santos takluk atas Persebaya Surabaya dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang Yuran Fernandes pada menit 45+7 membuyarkan rencana Singo Edan berjumpa dengan Persib Bandung di partai pemuncak.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim memulai laga dengan tempo lambat. Namun, peluang yang didapatkan Arema FC maupun Persebaya terbilang banyak. Meski cukup lama menguasai bola, Singo Edan justru kemasukan sebelum babak pertama usai melalui skema bola mati.
Setelah kebobolan Arema FC sempat melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas permainan. Situasi tersebut membuat Diego Landis mendapatkan kartu merah langsung, akibat melanggar winger Green Force, Miguel Pereira pada menit 65.
Bermain dengan 10 pemain membuat serangan Arema FC selalu terhenti di sepertiga akhir lapangan Persebaya. Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya peluang berbuah shot on target. Sehingga skor 0-1 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Seusai laga, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos meminta maaf kepada Aremania karena gagal membawa tim melaju ke babak final. Meski begitu, dirinya melihat Arema FC tampil cukup solid sepanjang laga, jika dibandingkan dengan pertemuan terakhir. “Kami menunjukkan progres yang semakin baik di setiap pertandingan (Piala Presiden),” ujarnya.
Dirinya merasa, pertandingan tadi malam lebih banyak disebabkan faktor ketidak beruntungan. Mengingat timnya harus diganjar kartu merah, menyebabkan tim harus mengejar ketertinggalan dengan 10 pemain di atas lapangan. Meski mengalami kekalahan menyakitkan, dirinya memastikan tim akan fokus untuk menatap pertandingan berikutnya.
Meski gagal menembus babak final, skuad Arema FC tetap berada di Bali. Itu karena, mereka masih akan bertanding menghadapi Persija Jakarta dalam perebutan tempat ketiga, Kamis mendatang (6/8).
Marcos menegaskan akan menunjukkan hasil terbaik agar bisa meraih posisi ketiga di turnamen pramusim tersebut. (zan)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang