Merindukan Dukungan Aremania di Derbi Jatim, Berharap Pertemuan di Super League Berjalan Normal  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:00 WIB
SAMBUT POSITIF: Aremania memberikan dukungan kepada Julian Guevara dan kawan-kawan dalam laga BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
SAMBUT POSITIF: Aremania memberikan dukungan kepada Julian Guevara dan kawan-kawan dalam laga BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.

 BALI-RADAR MALANG-Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos harus bersabar untuk merasakan atmosfer Derbi Jatim yang disaksikan langsung Aremania. Meski sudah tiga kali mendampingi Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya, pelatih asal Brasil itu belum pernah rasakan momen tersebut. Sebelumnya, laga home Singo Edan melawan Green Force di BRI Super League 2025/2026 berlangsung tanpa penonton.

 Sedangkan dalam laga Piala Presiden kemarin, pihak penyelenggaraan memutuskan laga berlangsung tanpa suporter away. Selain itu berlangsung di tempat netral. Menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

 ”Sejujurnya saya sedih mengetahui laga hari ini (kemarin) tanpa Aremania. Karena di turnamen ini kami masih bertanding tanpa dukungan langsung dari mereka,” ujar juru taktik berusia 47 tahun tersebut. Dia mengungkapkan, kalau salah satu keinginannya setelah bergabung dengan Singo Edan adalah merasakan atmosfer pemain ke-12 di setiap big match. Sebelumnya, dia buat takjub dengan dukungan Aremania di Bandung dan Jakarta saat kompetisi musim lalu.

 Bagi Marcos, keberadaan suporter sangat penting untuk meningkatkan motivasi tim. Setiap chant dan motivasi mereka membuatnya dan Julian Guevara cs memperoleh energi tambahan. Hal tersebut saat berpengaruh ke permainan Singo Edan di atas lapangan.

Meski begitu, eks nakhoda Clube Náutico Capibaribe memahami mengapa dirinya harus bersabar untuk mendapatkan dukungan Aremania saat Derbi Jatim. Itu karena, faktor keamanan yang sudah diputuskan pihak penyelenggara turnamen. Seperti keputusan laga kandang saat Derbi Jatim musim lalu yang dipindah ke tempat netral.

 Sebagai pengingat, saat itu laga home Arema FC melawan Persebaya juga berlangsung di Pulau Dewata. Markas Bali United jadi venue pertemuan kedua tim. Pada waktu, pihak keamanan merekomendasikan laga berlangsung di luar Malang dan Jawa Timur.

 Meski belum merasakan dukungan langsung Aremania saat Derbi Jatim kali ini, Marcos percaya peluang bertanding dengan dukungan suporter tim bakal dirasakan dalam waktu dekat. Kesempatan itu bisa datang pada pertandingan Super League musim depan. ”Saya berharap dalam kesempatan berikutnya (menghadapi Persebaya) kami bisa menjalani laga seperti biasa,” imbuhnya.

 Di tempat terpisah, Fullback Kanan Arema FC tidak menampik kalau Derbi Jatim jadi laga spesial. Atmosfernya sudah dirasakan para pemain sebelum laga. Karena itu, saat bisa dihadiri atau ada dukungan langsung Aremania akan jadi momen yang lebih seru. ”Jelang hadapi match ini (lawan Persebaya) para pemain selalu bersemangat,” kata dia. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
aremania piala presiden derbi jatim Marcos Santos