MALANG KOTA – RADAR MALANG-Keberhasilan Atlet ISSI Kota Malang meraih medali di Kejurnas BMX 2026 menghadirkan banyak keuntungan. Selain menambah capaian prestasi, sejumlah atlet yang berhasil naik podium tertinggi saat itu berpotensi tampil di kejuaraan Asia Tenggara. Mereka mendapat kesempatan itu karena prestasi di Kejurnas BMX 2026 mendongkrak ranking internasional atlet yang jadi salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum tampil di ajang tersebut.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Malang Sugeng Tri Hartono mengungkapkan, ada lebih dari satu atlet Bumi Arema yang punya peluang tampil di Asian BMX Championship dan International C1 2026 di Malaysia. Mereka sebelumnya berhasil meraih prestasi gemilang selama Kejurnas BMX 2026. ”Setidaknya ada empat atlet yang masuk rekomendasi mengikuti perlombaan di Malaysia nanti,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Tono itu, perolehan poin atlet didasarkan atas prestasi di kejuaraan sebelumnya. Baik itu di tingkat regional, nasional maupun internasional. Poin-poin itu dikumpulkan sampai memenuhi syarat.
Dari situ, pihak penyelenggara akan melihat atlet mana saja yang punya peluang tampil di ajang level internasional. Itu karena, untuk bisa tampil di luar negeri, membutuhkan batas poin tertentu dari ajang di bawah naungan UCI (Union Cycliste Internationale) atau Federasi Balap Sepeda Dunia.
Apabila atlet BMX Kota Malang berhasil lolos, Tono melihat hal tersebut sebagai kesempatan berharga. Keempat anak asuhnya dapat meningkatkan jam terbang, sekaligus asah kemampuan. ”Harapannya mereka bisa merasakan kompetisi tingkat Asia dan naik level,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo