BALI, RADAR MALANG - Perjalanan Arema FC di Piala Presiden 2026 berakhir anti-klimaks. Diawali dengan gagalnya melaju ke babak final. Berlanjut kemarin ketika takluk 1-3 atas Persija di laga perebutan tempat ketiga.
Hasil tersebut membuat Singo Edan menutup fase gugur turnamen pramusim tanpa meraih kemenangan. Sepanjang pertandingan, Arema FC sebenarnya mendominasi dalam penguasaan bola. Sementara Persija tampil lebih efisien.
Mereka lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-7 melalui sepakan mendatar Witan Sulaeman. Gol penyama kedudukan baru bisa diperoleh Singo Edan pada menit ke-28 melalui tembakan Salim Tuharea dari skema bola mati.
Memasuki babak kedua, Marcos Santos memasukkan Careca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, hingga Betinho Filho untuk meningkatkan daya gedor. Namun, sejumlah peluang gagal dimaksimalkan. Dan, mengakibatkan Persija leluasa melancarkan serangan balik.
Situasi tersebut berujung pada gol Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-72 dan Victor Dethan pada menit ke-87 yang memastikan kemenangan Macan Kemayoran 3-1. Selepas pertandingan, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menilai anak asuhnya tampil sesuai harapan pada babak pertama.
Mereka mampu mendominasi dan mengontrol permainan dari Persija. ”Kami bisa saja mengakhiri babak pertama dengan keunggulan (dua gol), namun sayangnya tidak terjadi karena dianulir,” ujar dia. Pada babak kedua, Marcos melakukan pertaruhan dengan memasukkan pemain yang tampil penuh di laga sebelumnya.
Mengakibatkan pemain yang masuk turun dengan stamina kurang ideal akibat kelelahan. Sehingga intensitas permainan yang ideal tidak terjadi selama 45 menit terakhir. ”Meski kami mengambil risiko tersebut, seharusnya kebobolan dua gol (di babak kedua) seharusnya tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Marcos merasa turnamen tersebut memberikan banyak pelajaran berharga. Itu karena, dia menurunkan banyak pemain sepanjang turnamen untuk melihat bagaimana performa mereka. Bekal tersebut dinilai cukup penting untuk mempersiapkan diri sebelum mengarungi kompetisi Super League, mulai September mendatang.
Dia akan melakukan sejumlah evaluasi selama jeda pramusim untuk memperbaiki kekurangan sepanjang turnamen Piala Presiden 2026. Optimisme tinggi masih ditunjukkan Marcos untuk kompetisi resmi musim depan. (zan/by)
Editor : Bayu Mulya Putra