BALI, RADAR MALANG - Pemain asing Arema FC Julian Guevara menempati posisi center back secara permanen musim ini. Dia tidak bermain di sektor tersebut karena ada pemain yang cedera seperti musim lalu. Guevara jadi salah satu penggawa tim yang ditunjuk Marcos Santos mengisi kuartet atau trio lini belakang.
Kemampuan multi posisi tersebut juga terlihat saat Guevara bermain di Piala presiden 2026. Waktu itu, Julian tampil di dua posisi berbeda. Tiga kali bermain di sektor belakang dan sekali bermain di posisi natural, gelandang tengah.
Pemain berusia 34 itu menjabarkan, sejatinya cukup senang bermain sebagai gelandang tengah. Itu karena, menjadi posisi natural sejak awal bergabung ke Singo Edan maupun klub sebelumnya. Namun, perubahan posisi akibat kebutuhan tim membuatnya mendapat banyak pelajaran baru.
Baca Juga: Pemain Arema FC Julian Guevara Belajar Lebih Dalam Istilah Tactical
”Selama di Arema FC saya sudah bermain di banyak posisi (tidak hanya stoper), dari depan sampai belakang. Jadi saya sudah terbiasa terhadap perubahan tersebut,” ujarnya. Menurut dia, bermain di posisi baru memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Namun berjalannya waktu, mulai terbiasa dan bisa menjalankan peran tersebut dengan baik.
Guevara mengungkapkan, kemampuan bermain multi posisi selalu dibutuhkan pelatih saat tim dalam skuad komplet maupun krisis pemain. Selama dia bisa memperoleh menit bermain, posisi stoper bakal membuatnya nyaman.
Baca Juga: Julian Guevara Legiun Asing dengan Masa Bakti Terlama Bersama Singo Edan di Era Liga 1
Karena hal tersebut, Guevara mengaku tidak memiliki target khusus musim depan. Baginya yang terpenting adalah kemenangan Singo Edan dalam kompetisi. ”Di posisi mana pun selama pelatih (Marcos Santos) membutuhkan, saya akan melakukan yang terbaik,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang