MALANG KOTA –RADAR MALANG- HUT Arema yang Ke-39 diperingati dengan cara sederhana, namun khidmat. Manajemen Singo Edan memilih untuk tidak menggelar kegiatan atau pertandingan di kandang tim Stadion Kanjuruhan. Klub lebih fokus untuk menggelar aksi sosial dan keagamaan sebagai perwujudan dan menunjukkan rasa syukur.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, sejak beberapa tahun terakhir pihak klub membiasakan memperingati HUT dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Langkah itu diambil dengan dasar, tanggal lahir dilihat sebagai pengingat kalau Singo Edan mampu bertahan sampai sekarang. Berangkat dari itu, memilih untuk tak menggelar anniversary game saat ini.
”Untuk rangkaian HUT tahun ini kami sengaja melakukan khataman dan doa bersama di kantor (Kandang Singa), kemarin (10/8),” ujarnya. Acara tersebut diikuti manajemen, staf, dan Presidium Aremania Utas. Sayangnya, untuk pemain Singo Edan belum bisa datang karena banyak yang berada di luar Malang.
Selain acara doa bersama, Arema FC juga melakukan pembagian santunan terhadap Yayasan Panti Asuhan Sunan Kalijaga (Yasuka). Kemudian, kegiatan tasyakuran HUT ke-39 akan digelar pada pagi ini (11/8), bertepatan dengan tanggal lahir Arema. Setelah itu, rangkaian acara ditutup dengan gelaran Festival Akademi yang dilaksanakan di Lapangan ARG Soccer Field, 15 sampai 29 Agustus mendatang.
Pria kerap disapa Inal itu menjabarkan, 39 bukan merupakan usia yang muda bagi sebuah klub. Singo Edan telah mengalami banyak cobaan dan tantangan, namun mereka bisa bangkit dan terus menunjukkan progres setiap tahunnya. ”Pesan saya kepada suporter, tetaplah mendukung dengan cara masing-masing untuk tim ini. Doakan setiap tahunnya Arema FC selalu ada perubahan yang lebih baik,” tandasnya.
Pada kompetisi musim 2025/2026, Arema FC melakukan usaha itu. Singo Edan finis di posisi yang lebih baik dari musim sebelumnya. Berhasil akhiri kompetisi di peringkat sembilan.
Senada dengan Inal, Marketing Communication & Public Relations Arema FC Munif Bagaskara Wakid menilai HUT ke-39 tidak hanya dirayakan bagi internal klub Singo Edan saja. Namun juga bisa menjadi perayaan yang juga diikuti warga Malang Raya. ”Setiap tahun pasti ada tradisi memakai jersey atau atribut serba Arema FC saat HUT,” imbuhnya.
Menurutnya, klub berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mendukung hal tersebut. Mengeluarkan imbauan untuk ASN gunakan atribut bernuansa biru atau Arema. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo