MALANG KOTA -RADAR MALANG- Musim kompetisi baru kerap dimanfaatkan pesepak bola untuk mengganti nomor punggung. Perubahan tersebut terjadi karena berbagai alasan. Mengincar angka favorit yang belum bisa dikenakan musim sebelumnya atau menjadi momentum untuk membuka lembaran baru di klub anyar.
Situasi tersebut juga dilakukan sejumlah penggawa Arema FC. Tercatat, ada enam anak asuh Marcos Santos yang melakukan perubahan nomor punggung. Mereka adalah Betinho Filho, Gustavo Franca, Alfeandra Dewangga, Careca, Marcos Vinicius, dan Gustavo Henrique.
Betinho mengganti nomor punggung yang semula 28 kini menjadi nomor 18. Sementara Franca yang musim lalu memakai angka 77, beralih ke nomor 10. ”Saya memang mengincar nomor 10 sejak datang ke sini, namun tidak bisa saya pakai karena (musim lalu) dipakai pemain lain. Karen saat musim 2026/2027 kosong, saya gunakan,” ujar gelandang serang asal Brasil tersebut.
Menurutnya, nomor 10 merupakan angka spesial bagi orang Brasil. Itu karena, selalu diidentifikasi sebagai seorang playmaker atau gelandang serang yang selaras dengan posisi natural Franca. Memakai nomor tersebut juga membuatnya lebih percaya diri dalam mengarungi kompetisi musim depan.
Sementara itu, Alfeandra Dewangga memakai nomor yang belum pernah dipakai selama berkarier di klub sebelumnya. Selama di Piala Presiden 2026, dia terlihat memakai nomor punggung 85. Kondisi serupa juga dilakukan Marcos Vinicius, semula memakai nomor 10, beralih ke angka menjadi 98 saat berkostum Arema FC.
Pemilihan nomor punggung Careca dan Gustavo Henrique juga berbeda dibandingkan di klub sebelumnya. Gelandang serang asal Brasil itu memakai angka 95 dari sebelumnya 26, sementara Henrique memakai nomor 29 setelah sebelumnya menggunakan angka 68. ”Nomor tersebut memang berbeda (dari klub sebelumnya Terengganu FC). Namun itu sudah pernah saya pakai ketika bermain di Korea Selatan (bersama Gangneung Citizen),” imbuh Careca. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo