Pertemuan Aremania-Bonek di Pasuruan  Perkuat Rivalitas Sehat

Nabila Amelia • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:59 WIB
JAGA JAWA TIMUR: Sejumlah Aremania dan Bonek melakukan pertemuan di Pasuruan yang diinisiasi Polresta Malang Kota bersama Dirintelkam Polda Jatim, Rabu lalu (12/8).
JAGA JAWA TIMUR: Sejumlah Aremania dan Bonek melakukan pertemuan di Pasuruan yang diinisiasi Polresta Malang Kota bersama Dirintelkam Polda Jatim, Rabu lalu (12/8).

 MALANG KOTA -RADAR MALANG Polresta Malang Kota bersama Dirintelkam Polda Jatim mempertemukan dua kelompok suporter Aremania dan Bonek. Acara tersebut berlangsung di Kabupaten Pasuruan pada Rabu malam (12/8).

 Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono memfasilitasi silaturahmi dan dialog dua kelompok suporter tersebut. Hal itu di tengah upaya menjaga situasi kamtibmas pasca adanya gesekan oknum pada momentum perayaan HUT Arema di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Forum itu diikuti 25 perwakilan Bonek dan 30 Aremania.

 ”Hasilnya, ada kesepakatan bahwa penanganan diarahkan kepada individu yang melakukan pelanggaran. Bukan (oknum) kelompok suporter secara keseluruhan,” katanya. Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi langsung untuk membangun kesepahaman, meredam potensi konflik. Mendorong kedua kelompok suporter meninggalkan rivalitas buta.

Langkah pertemuan yang dilakukan juga menjadi tindak lanjut pernyataan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Soekarno. Beberapa waktu lalu, dia menyampaikan rivalitas antara Aremania dan Bonek harusnya ditempatkan secara sportif di dalam pertandingan.

 ”Bonek dan Aremania adalah saudara sesama warga Jawa Timur. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memutus rantai permusuhan dan tidak mewariskan dendam kepada generasi berikutnya,” tegas Danang. Menurutnya, perdamaian tidak cukup hanya dibangun melalui imbauan. Komunikasi langsung antara tokoh dan akar rumput suporter dilihat menjadi langkah penting untuk membuka ruang saling memahami dan mencegah provokasi berkembang menjadi konflik.

 Danang berharap para tokoh suporter dapat menjadi suri teladan bagi anggotanya dalam menunjukkan kedewasaan dan sportivitas. ”Rivalitas harus tetap berada di lapangan. Di luar lapangan, kita harus menjaga persaudaraan dan keamanan Jawa Timur,” tutur Danang.

 Sementara itu, Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Bondan Witjaksono mengajak Aremania dan Bonek bersama-sama menggaungkan semangat Jogo Jawa Timur. ”Tokoh dan komunitas suporter harus aktif mengingatkan anggotanya agar tidak mudah terpancing provokasi di media sosial. Mari bersama menjaga Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” imbau Bondan. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Dirintelkam Polda Jatim aremania POLRESTA MALANG KOTA Bonek