MALANG KOTA-RADAR MALANG- Tim Pelatih Arema FC memastikan skuad Singo Edan semakin berkembang. Salah satu progres positif yang terlihat adalah chemistry antara pemain lama dan baru kian solid. Piala Presiden 2026 dan latihan bersama selama sebulan membuat amunisi anyar mengenal bagaimana skema permainan, karakter rekannya, sampai kultur sepak bola di tim.
”Pertandingan (di turnamen) dan latihan sejauh ini membuat pemain baru mengerti bagaimana tim ini,” kata Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Kondisi tersebut memberi banyak keuntungan. Seperti, suasana latihan berjalan semakin menyenangkan dan pemain mengerti aspek apa perlu ditingkatkan.
Berangkat dari itu, dia yakin dalam pertandingan selanjutnya Arema FC akan bermain lebih baik. Minimal tak mengulangi kesalahan di pertandingan terakhir. Atau memperbaiki pekerjaan rumah saat melawan Persija Jakarta di laga perebutan tempat ketiga.
Untuk diketahui, permainan positif Arema FC tak berbuah kemenangan saat melawan Persija Jakarta. Anak asuh Marcos Santos kalah dengan skor 1-3.
Marcos menjelaskan, perkembangan tersebut terbilang jadi sebuah hal yang berjalan cepat. Itu karena, para pemain semakin klop meski belum berlatih lama. Umumnya untuk tune-in membutuhkan waktu yang tak sebentar.
”Hasil di turnamen belum membuat tim senang. Tapi karena laga saat itu, kami dan pemain mengetahui bagaimana menyiapkan tim untuk lebih baik sebelum Liga,” katanya. Nanti, dua latih tanding akan digunakan untuk memaksimalkan skema permainan. Lalu memberi kesempatan pemain yang sebelumnya belum dapat kesempatan untuk berlaga.
Selama beberapa hari latihan, peningkatan level fitness pemain juga jadi perhatian tim pelatih. Kondisi fisik pemain disiapkan secara bertahap supaya bisa capai level ideal untuk mengarungi kompetisi. Dalam hal ini, tim pelatih juga berhati-hati supaya tak ada penggawa tim yang mengalami problem kaki. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo