RADAR MALANG-Agenda latih tanding setelah gelaran Piala Presiden 2026 menjadi momentum yang dinantikan para penggawa Arema FC. Mereka ingin menjadikan program tersebut untuk mengukur hasil latihan selama ini. Salah satu, pemain Singo Edan yang antusias mengikuti latih tanding adalah Julian Guevara.
Gelandang berkebangsaan Colombia itu ingin memanfaatkan pertandingan tersebut untuk melihat perkembangan tim. Hal itu membuatnya bertekad untuk tampil maksimal saat latih tanding nanti. Pemain bernomor punggung 6 itu menjelaskan, pertandingan saat latih tanding seharusnya tak dipandang sebagai variasi latihan saja.
Program tersebut membuat dia dan rekan setim lain bisa memperoleh banyak pelajaran berharga. Seperti mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan tim sebelum liga. ”(Latih tanding) itu membantu segala aspek. Mulai dari fisik, tactical sampai hal-hal mendetail di atas lapangan,” ujarnya.
Dari situ, Guavara dapat mengetahui apa saja yang perlu dibenahi saat tampil sebagai center back maupun gelandang. Kemudian mencoba mengasah kemampuan tersebut dalam sesi latihan berikutnya.
Selain itu, dia dan pemain lain juga dapat mengukur kekompakan dengan antara anggota skuad. Sebab, dia perlu menyesuaikan gaya bermain dengan tandemnya agar koordinasi di lapangan berjalan baik. Dengan begitu, mereka bisa menjalankan skema bertahan maupun menyerang secara maksimal saat pertandingan resmi.
Guevara merasa hasil pertandingan tidak boleh menjadi tolok ukur perkembangan pemain dalam latih tanding nanti. ”Kami harus berfokus untuk mencapai target pelatih, yakni meningkatkan performa individu di setiap laga sebelum memasuki Super League 2026/2027,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo