RADAR MALANG-Komposisi skuad tim peserta USC Futsal League (UFL) mengalami banyak perubahan di volume keempat. Itu menyusul, diterapkannya regulasi pemain non Malang. Hal itu membuat banyak tim aktif mendatangkan pemain dari berbagai daerah.
Ketua Panitia USC Futsal League (UFL) Novianus Arif Setiawan mengungkapkan, selama tiga volume sebelumnya seluruh skuad harus menggunakan pemain dengan domisili Malang Raya. Dia melihat, kemampuan pemain lokal harus terus berkembang setiap musimnya. Karena itu, pihak penyelenggara sepakat untuk mengubah aturan tersebut pada edisi tahun ini.
”Setiap tim boleh mempunyai lima pemain non Malang Raya, dengan maksimal tiga pemain masuk dalam lapangan (bertanding),” ujarnya. Regulasi tersebut langsung mendapatkan sambutan positif dari hampir seluruh klub. Itu terlihat dari sembilan dari 10 tim yang memanfaatkan kuota tersebut sampai putaran pertama selesai.
Menurutnya, mayoritas klub USC Futsal League memanfaatkan kuota tersebut dengan merekrut siswa maupun santri dari luar Malang yang menempuh pendidikan di Bumi Arema. Sebelumnya klub USC Futsal League memantau pemain dari kejuaraan antar sekolah atau kegiatan ekstrakurikuler.
Arif mengklaim, regulasi tersebut memberikan efek positif terhadap perkembangan pemain di UFL. Itu karena, pemain lokal dan non Malang sama-sama bersaing untuk memperebutkan kesempatan untuk berlaga. ”Semoga dengan adanya aturan ini kemampuan pemain bisa terus naik level,” pungkasnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo