Komentar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos terkait Kualitas Otusanya dan Zijlstra  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19 WIB
DIKAITKAN DENGAN AREMA FC: Samuel Otusanya (kanan) berusaha lepas dari penjagaan pemain Nautico dalam laga Serie B Brasil, beberapa waktu lalu. (Instagram Samuel Otusanya)
DIKAITKAN DENGAN AREMA FC: Samuel Otusanya (kanan) berusaha lepas dari penjagaan pemain Nautico dalam laga Serie B Brasil, beberapa waktu lalu. (Instagram Samuel Otusanya)

 KABUPATEN-RADAR MALANG- Bursa transfer musim panas menghadirkan berbagai rumor transfer. Sejumlah kontestan Super League 2026/2027 disebut terus aktif memperkuat skuad sebelum kompetisi. Dalam beberapa hari terakhir, Singo Edan dikaitkan dengan dua juru gedor beda negera.

 Sosok tersebut adalah Mauro Zijlstra dan Samuel Otusanya. Zijlstra merupakan pemain diaspora yang pada kompetisi musim lalu berkostum Persija Jakarta. Sedangkan Otusanya berkarier di kompetisi Serie B Liga Brasil.

 Kabar tersebut ternyata sudah diketahui Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Dia tak menampik mengikuti perkembangan bursa transfer musim panas setelah Piala Presiden 2026. Baginya, aktivitas tersebut sebuah hal yang normal jelang kompetisi.

 ”Saya melihat nama-nama yang beredar (akan bergabung ke Arema FC) bukan pemain sembarangan, mereka punya kualitas di atas rata-rata,” ujar juru taktik asal Brasil tersebut. Menurutnya, pemain seperti Zijlstra dan Otusanya punya berbagai atribut yang dibutuhkan tim dalam mencetak gol. Berdasar informasi yang dia terima, keduanya memiliki kecepatan, finishing, dan penempatan posisi di kotak penalti.

 Lantas, apakah kedua pemain tersebut akan bergabung ke skuad Arema FC? Marcos memilih tidak banyak berkomentar mengenai rumor tersebut. ”Kami tidak bisa mengonfirmasi pemain yang belum menandatangani kontrak, karena itu sebatas rumor,” jelasnya.

 Menurutnya, terkait penambahan pemain atau tidak sudah jadi bahasan dengan manajemen klub. Tim pelatih dan manajemen berdiskusi setelah Piala Presiden. Karena itu, dia menyerahkannya keputusannya kepada klub.

 Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan kalau manajemen juga selalu mengikuti perkembangan jendela transfer pemain. Termasuk desas-desus siapa sosok yang dikabarkan bergabung dengan Singo Edan.

 Dia menjelaskan, kalau strategi dalam mendatangkan pemain tidak hanya melalui cara-cara normal. Informasi yang beredar di pasaran bisa jadi salah satu pertimbangan. ”Kami juga melihat kemungkinan rumor pemain yang ada. Apabila pemain tersebut cocok mungkin bisa saja (kami pertimbangkan merekrutnya),” tandasnya.

Saat Arema FC merekrut Zijlstra, klub tidak perlu lagi memikirkan kuota pemain asing. Karena penyerang berusia 21 tahun itu berkewarganegaraan Indonesia. Sementara untuk Otusanya, tim pelatih perlu mengeluarkan satu pemain asing karena slot 11 pemain sudah terisi penuh saat ini.

 Jika kedua pemain tersebut benar-benar bergabung, Arema FC punya banyak opsi di lini depan. Sebelumnya punya Joel Vinicius dan Gustavo Henrique. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
transfer Arema FC Samuel Otusanya Mauro Zijlstra Singo Edan