Logo Singa Bertindik Arema FC Masih Dihadang Keberatan, Manajemen Tetap Berjuang

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:06 WIB
Logo singa bertindik terpampang di jersey kiper Arema yang dipakai Kurnia Meiga pada musim 2010/2011. (Aditya Novrian/Radar Malang)
Logo singa bertindik terpampang di jersey kiper Arema yang dipakai Kurnia Meiga pada musim 2010/2011. (Aditya Novrian/Radar Malang)

MALANG, RADAR MALANG – Upaya Arema FC mendaftarkan kembali logo historis singa bertindik belum menemui titik akhir. Manajemen Singo Edan menerima pemberitahuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terkait keberatan yang diajukan salah satu pihak dalam masa pengumuman pendaftaran logo tersebut.

Meski menghadapi keberatan, Arema FC memastikan tetap memperjuangkan logo yang memiliki nilai historis dan emosional bagi klub serta Aremania. Manajemen memilih mengikuti seluruh tahapan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Arema FC Siapkan Tanggapan atas Keberatan

Arema FC masih memiliki kesempatan memberikan tanggapan atas keberatan tersebut melalui masa sanggah. Direktur Legal PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) Adi Ismanto menjelaskan, proses pendaftaran merek memiliki tahapan yang harus dilalui setiap pemohon.

Menurut Adi, surat dari DJKI tersebut masih berupa usulan penolakan. Karena itu, pemohon memiliki waktu 30 hari kerja untuk menyampaikan tanggapan.

Baca Juga: Pendaftaran Logo Singa Bertindik Arema FC Sudah Masuk Tahap Pengumuman, Ini Proses Selanjutnya

“Dalam proses seperti ini tentu ada alur yang harus kami ikuti. Kalau statusnya masih berupa usulan penolakan, terdapat masa sanggah selama 30 hari kerja untuk memberikan tanggapan,” ujar Adi.

Arema FC akan menggunakan masa sanggah tersebut untuk memberikan tanggapan sesuai ketentuan. Manajemen juga belum mengambil langkah di luar mekanisme yang ditetapkan dalam proses pendaftaran merek.

Logo Singa Bertindik Tetap Diperjuangkan

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, keberatan yang muncul tidak membuat manajemen menghentikan upaya mendapatkan kembali logo historis tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Inal itu, keberatan dalam proses pendaftaran merupakan bagian dari mekanisme yang harus dihormati. Karena itu, Arema FC akan meresponsnya melalui jalur yang telah ditentukan.

Baca Juga: Logo Singa Bertindik Resmi Didaftarkan Arema FC ke DJKI, Ini Detailnya

“Penyanggahan atau keberatan dalam proses seperti ini merupakan hal yang wajar dan memang menjadi bagian dari mekanisme yang ada. Kami akan merespons dan menindaklanjutinya sesuai dengan tata cara serta ketentuan hukum yang berlaku,” kata Yusrinal.

Ia menegaskan, Arema FC tetap memiliki komitmen untuk memperjuangkan logo singa bertindik tersebut. Namun, seluruh langkah akan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek hukum.

“Yang pasti, ini tidak menyurutkan langkah kami. Kami tetap akan memperjuangkan logo ini, tentunya dengan cara yang sesuai dengan prosedur hukum dan tetap menghormati proses yang sedang berjalan,” tegasnya.

Menunggu Tahapan Hukum Berikutnya

Adi menambahkan, Arema FC akan mengikuti seluruh tahapan yang tersedia dalam proses pendaftaran merek. Jika setelah masa sanggah terdapat tahapan hukum lanjutan, manajemen juga menyatakan siap mengikutinya.

“Prinsipnya kami patuh terhadap hukum dan mengikuti alur yang sudah ditetapkan. Kami akan memberikan tanggapan dalam masa sanggah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Adi.

Baca Juga: Tak Bisa Langsung Ganti Logo Singa Bertindik, Arema FC Harus Lalui Sejumlah Tahapan

Dengan demikian, status pendaftaran logo historis singa bertindik Arema FC masih berproses. Manajemen kini menunggu tahapan masa sanggah sekaligus menyiapkan tanggapan atas keberatan yang disampaikan melalui proses di DJKI.

Editor : Aditya Novrian
logo Singa Bertindik logo historis Arema FC Arema FC aremania djki