MALANG, RADAR MALANG – Asian Games 2026 akan berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang.
Baca Juga: Thalita Ramadhani Wiryawan Tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai Dibungkam An Se Young
Artinya, kurang dari 30 hari lagi, pesta olahraga terbesar se-Asia edisi ke-20 ini akan resmi dibuka, dengan Paloma Mizuho Stadium sebagai lokasi utama upacara pembukaan dan penutupan.
Ini menjadi kali ketiga Jepang dipercaya menjadi tuan rumah setelah Tokyo 1958 dan Hiroshima 1994. Ajang bertajuk "Imagine One Asia" ini diperkirakan diikuti sekitar 15.000 atlet dari 45 negara yang akan bertanding di 41 cabang olahraga.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan setidaknya satu medali emas dari cabang bulu tangkis, dengan peluang terbesar disematkan pada nomor beregu putra.
Target ini muncul usai Indonesia gagal meraih medali sama sekali di edisi Hangzhou 2022. "Sesuai hasil dari diskusi tim peninjau Kemenpora, hasilnya satu medali emas. Tadi sudah disampaikan oleh Pak CdM, peluang ada di beregu putra," kata Kepala Pelatih Pelatnas PBSI, Eng Hian, dikutip dari ANTARA.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, turut menyatakan optimismenya usai meninjau langsung kesiapan Pelatnas PBSI di Cipayung. "Dari beberapa cabang olahraga yang sudah saya kunjungi, bulutangkis merupakan salah satu yang memiliki fasilitas paling lengkap. Proses pembinaannya juga berjalan dengan sangat baik," ujarnya.
Baca Juga: Jonatan Christie Akui Sempat Panik Sebelum Menang Susah Payah di Kejuaraan Dunia BWF 2026
Tim bulu tangkis Indonesia akan diperkuat 20 atlet, terdiri dari 10 putra dan 10 putri. Asian Games 2026 sekaligus akan menjadi debut Alwi Farhan di ajang multieven terbesar se-Asia ini.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari berbagai sumber