MALANG, RADAR MALANG – Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, memastikan diri meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai melaju ke babak semifinal, Kamis (20/8), di New Delhi.
Baca Juga: Amri Syahnawi, Idolakan Hendra Setiawan yang Kini Jadi Andalan Ganda Campuran RI
Ini menjadi medali ganda campuran pertama Indonesia di ajang ini sejak sembilan tahun terakhir.
Terakhir kali Indonesia meraih medali di sektor ini adalah pada 2017 di Glasgow, Skotlandia, saat legenda ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil menyabet medali emas.
Sejak kepergian pasangan legendaris itu, sektor ganda campuran Indonesia kerap menjadi yang paling tertinggal dibanding empat sektor lainnya di berbagai turnamen besar, termasuk Kejuaraan Dunia.
Amri/Nita yang tampil tanpa status unggulan menjadikan turnamen ini sebagai debut mereka di Kejuaraan Dunia. Langkah mereka ke semifinal diawali dengan kemenangan meyakinkan di babak 16 besar atas pasangan Turki, Emre Sonmez/Yasemen Bektas, dengan skor 21-14, 21-10.
Amri/Nita tampil solid sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan permainan dengan pola yang disesuaikan terhadap karakter lawan.
Kepastian medali ini menjadi pencapaian istimewa bagi keduanya, sekaligus mengangkat asa sektor ganda campuran Indonesia yang selama ini kerap tertinggal.
"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami dan tidak semua pemain mendapat kesempatan seperti ini. Karena itu, kami bertekad memaksimalkannya. Mudah-mudahan bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali. Itu target kami," kata Amri Syahnawi dalam keterangan resmi PBSI.
Baca Juga: Dari Ganda Putri ke Ganda Campuran, Ini Perjalanan Karier Nita Violina Marwah
Kabar baik dari sektor ganda campuran ini melengkapi capaian positif kontingen Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2026, menyusul hasil gemilang dari sektor ganda putri pada turnamen yang sama.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari berbagai sumber