RADAR MALANG-Teka-Teki absennya sejumlah penggawa asing Arema FC di laga melawan RANS Nusantara terjawab. Joel Vinicius, Careca, Marcos Vinicius, Matheus Blade, dan Gustavo Henrique diparkir dengan alasan untuk memberi kesempatan pemain muda berlaga. Sebelumnya, para young guns dan pemain lokal tak banyak mendapat menit bermain di Piala Presiden.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengaku sengaja memarkir sejumlah penggawa asing di laga tersebut. Itu karena, ingin melakukan rotasi pemain. Berangkat dari itu, menurunkan banyak pemain lokal.
Tidak hanya memainkan young guns andalan seperti Salim Tuharea, Achmad Maulana, dan Arkhan Fikri. Namun juga menurunkan Alfiansyah, Azmiy Aziz, Abyan Adwitya, Dimas Aryaguna, Fikri Arjidan, sampai Hamzah Titofani. ”Kami memang ingin menurunkan pemain muda lokal yang minim mendapatkan menit bermain,” ungkap juru taktik berusia 47 tahun tersebut.
Pelatih asal Brasil itu menjabarkan, seluruh pemain harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk tampil di laga uji coba. Satu alasannya, mereka butuh meningkatkan jam terbang dan mengasah kemampuan.
Selain itu, bersama tim pelatih dirinya bisa melihat bagaimana perkembangan anak asuhnya setelah menjalani proses latihan panjang. Baik itu saat menjalankan skema permainan sampai progres fisik.
Marcos juga ingin menyiapkan skuad muda tersebut untuk tampil di ajang berbeda. Itu karena, pada bulan November mendatang, Arema FC bakal tampil di League Cup 2026/2027. ”Harapannya, pemain muda yang kami turunkan tidak hanya tampil bagus di turnamen, namun juga berkesempatan turun di Super League,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo