RANS Nusantara Tunjukkan Semangat Kemerdekaan dengan Baju Adat

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 15:13 WIB
SEMUA DIBERI KESEMPATAN: Dendi Santoso berusaha melewati sejumlah penggawa RANS Nusantara, kemarin sore. (Darmono/Radar Malang)
SEMUA DIBERI KESEMPATAN: Dendi Santoso berusaha melewati sejumlah penggawa RANS Nusantara, kemarin sore. (Darmono/Radar Malang)

 RADAR MALANG-Semangat merayakan HUT Ke-81 RI tak hanya hadir di halaman sekolah melalui upacara kemerdekaan. Spirit tersebut juga muncul dalam laga sepak bola. Salah satunya, saat RANS Nusantara melawan Arema FC.

 Pihak panitia pelaksana (Panpel) laga RANS Nusantara mengenakan baju adat dalam pertandingan tersebut. Mereka tampil dengan berbagai pakaian adat dari sejumlah daerah di Indonesia. Ada yang mengenakan busana adat Jawa, Bali, hingga pakaian tradisional dari daerah lainnya.

 Penggunaan berbagai pakaian adat juga memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan identitas klub. Beragam busana tradisional yang dikenakan menjadi simbol dari nama Nusantara yang melekat di jati diri klub.

 Match Organizing Chairman RANS Nusantara FC Bram Hady Sulton menjelaskan, penggunaan pakaian adat tersebut merupakan bagian dari semangat kemerdekaan sekaligus representasi identitas klub. ”Tuan rumah uji coba ini RANS Nusantara FC. Ada nama Nusantara di belakang klub. Jadi, kami ingin mewakili simbol semua daerah di Nusantara,” katanya.

 Sedangkan alasan yang kedua, alasan memakai baju adat ini, pertama karena masih momentum di bulan Agustus. Dilihat klub merupakan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, konsep tersebut juga mencerminkan harapan RANS Nusantara FC untuk membangun basis suporter yang lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

 Tak hanya para panitia pertandingan, nuansa Nusantara juga terlihat dari player escort. Mereka mengenakan pakaian adat tradisional. (zan/gp)

 

Editor : Galih R Prasetyo
hut ke-81 ri Arema FC RANS Nusantara