MALANG, RADAR MALANG – Prancis mencatatkan pencapaian terbesar sepanjang sejarah bulu tangkis negaranya usai memborong dua medali emas pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Minggu (23/8).
Baca Juga: Amri/Nita Raih Perunggu, Kalah Tipis dari Ganda Nomor 1 Dunia di Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026
Gelar diraih lewat Alex Lanier di tunggal putra dan pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue di ganda campuran.
Gicquel/Delrue membuka pesta emas Prancis setelah menumbangkan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, lewat pertarungan rubber game 22-20, 19-21, 21-15.
Kemenangan itu istimewa karena empat pertemuan sebelumnya selalu berakhir dengan kekalahan Gicquel/Delrue. Beberapa jam berselang, Alex Lanier menyusul dengan gelar tunggal putra usai mengalahkan wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung, 21-11 dan 21-11.
Pencapaian ini mengubah total sejarah Prancis di ajang ini. Sebelum New Delhi, wakil Prancis bahkan belum pernah menembus final Kejuaraan Dunia.
Prestasi terbaik mereka hanya dua perunggu, dari Hongyan Pi pada 2009 dan Gicquel/Delrue sendiri pada edisi 2025. Gicquel mengaku pencapaian ini masih sulit dipercaya, mengingat sejak kecil ia tak pernah membayangkan bisa menembus level tertinggi ini.
Baca Juga: Rachel/Febi Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai Fukushima/Matsumoto Mundur
Sukses ganda Prancis ini menegaskan tren positif bulu tangkis negara tersebut, menyusul gelar Christo Popov di BWF World Tour Finals tahun lalu dan gelar Kejuaraan Eropa beregu pada Februari 2026.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari berbagai sumber