KABUPATEN-RADAR MALANG- Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya bakal berlangsung kompetitif sejak laga awal. Itu menyusul, sekali kalah akan membuat kontestan di turnamen itu langsung angkat koper. Untuk mencapai final, setiap tim harus meraih empat kali kemenangan.
Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya bakal menerapkan sistem gugur sejak babak 16 besar. Akan ada delapan tim yang lolos dan pulang sejak babak awal. Setelah itu berlanjut pada fase delapan besar.
Pada partai semifinal, tim kalah akan kembali berlaga di perebutan tempat ketiga. Sedangkan yang lolos ke partai puncak akan bersaing jadi juara. Sekolah jawara akan jadi wakil zona Malang untuk tampil di Surabaya.
Sistem gugur membuat penentuan tim yang lolos ke babak selanjutnya ditentukan tiga formula. Pertama hasil laga atau siapa tim yang menang. Kedua babak penalti saat laga berlangsung imbang pada waktu normal. Ketiga, akan ditentukan coin tos saat skor masih imbang saat babak adu penalti.
Ketua Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kota Malang Bagus Irmawanto menjabarkan, sistem tersebut sudah terintegrasi dengan Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak yang ada di 10 zona Radar lain. Menurutnya, sistem gugur membuat persaingan antar tim berjalan ketat.
Itu karena, menuntut setiap sekolah mengeluarkan kemampuan terbaik. Lalu juga harus pintar dalam mengatur strategi untuk menang. ”Setiap laga, sejak babak awal (16 besar) terasa seperti partai final,” kata dia.
Menurutnya, dalam pengundian tim atau babak drawing kemarin berjalan dengan bagus. Setiap tim, menghadapi laga yang kompetitif. ”Drawing berjalan sangat baik. Persaingan antar tim merata,” katanya.
Pelatih SMA Nasional Malang Satria mengungkapkan, timnya sudah siap menghadapi turnamen. Persiapan sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. ”Untuk kesiapan kami sudah mempelajari semua regulasi agar bisa bertanding maksimal,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo