Berharap Bahlil Mini Soccer Jadi Agenda Tahunan

Galih R Prasetyo • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 15:37 WIB
MENIKMATI LAGA: Babak semifinal antara SMKN Brantas melawan SMAN 1 Gondanglegi di Abe Mini Stadium Unggul Sports Center, kemarin. Foto: Darmono / Radar Malang
MENIKMATI LAGA: Babak semifinal antara SMKN Brantas melawan SMAN 1 Gondanglegi di Abe Mini Stadium Unggul Sports Center, kemarin. Foto: Darmono / Radar Malang

Beri Ruang Siswa Kembangkan Potensi

KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Gelaran Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya resmi berakhir kemarin. 16 pertandingan berlangsung selama dua hari pada 31 Agustus sampai 1 September. Ajang itu mendapat apresiasi dari tim peserta. 

Tim SMAN 1 Batu menilai konsep Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya memberi pengalaman baru untuk para pemain. Pelatih Smaba Muhammad Alfarizi mengungkapkan, turnamen mini soccer merupakan ide yang berbeda dari yang biasa dia temui. Sebelumnya, siswa di Kota Batu bertanding dalam Kejuaraan sepak bola dan futsal, aktivitas mini soccer hanya sebatas laga fun match saja. 

”Ini pertama kali, saya melihat ada mini soccer yang digelar untuk pelajar SMA/SMK, terlebih lagi digelar di kawasan Malang Raya,” kata pria yang juga menjabat sebagai guru di SMAN 1 Batu tersebut. Selama mengikuti turnamen tersebut, dia melihat anak asuhnya sangat antusias untuk meraih kemenangan di setiap laga. Meski harus beradaptasi dengan format dan regulasi mini soccer terlebih dahulu.

Dia berharap Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak tidak sekadar jadi event olahraga yang berlangsung tahun ini. Melainkan dapat digelar secara rutin setiap tahun. ”Format mini soccer bisa jadi opsi bagi anak muda yang ingin menjajal olahraga bola selain futsal maupun sepak bola,” katanya.

Pelatih Kepala SMAN 1 Gondanglegi Arif Rahmat Hidayatullah. Menurutnya, Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak bisa menjadi alternatif bagi siswa untuk terjun secara serius di olahraga tersebut. ”Ini bisa menjadi opsi menarik bagi kalangan anak SMA yang ada di Malang Raya. Agar mereka bisa memiliki banyak pilihan dalam menentukan olahraga yang akan ditekuni di masa mendatang,” jelasnya. 

Sementara itu Pelatih SMAN 1 Tumpang Setyo Adhi Prastowo mengatakan, Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya berbeda dengan kejuaraan olah kulit bundar yang selama ini digelar di Bumi Arema. ”Hadirnya gelar individu di turnamen tersebut juga menambah semangat para pemain,” katanya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
bahlil mini soccer bola malang