Pemain SMK Brantas Raih Best Player Berkat Maksimalkan Latihan Mandiri

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 14:06 WIB
BEST PLAYER: Pemain SMK Brantas Reyvaldo Nur Rofi (dua dari kanan) melakukan duel udara dalam laga final Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya, Selasa lalu (1/9). (Iwan Setiawan for Radar Malang)
BEST PLAYER: Pemain SMK Brantas Reyvaldo Nur Rofi (dua dari kanan) melakukan duel udara dalam laga final Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya, Selasa lalu (1/9). (Iwan Setiawan for Radar Malang)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Performa konsisten Pemain SMK Brantas Reyvaldo Nur Rofi sepanjang Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya berbuah penghargaan best player. Siswa kelas 11 itu jadi salah satu kunci keberhasilan timnya melaju sampai partai final. Performa positif itu rupanya tidak diraih dengan cara instan, merupakan buah dari kedisiplinan menjalani latihan.

 Reyvaldo mengungkapkan, persiapannya sebelum tampil di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya cukup matang. Dia rutin menempa kemampuan di dua ekstrakurikuler di sekolahnya, yakni sepak bola dan futsal. Selain itu, Reyvaldo juga sempat berlatih dan bertanding bersama Persekam Malang di ajang Piala Soeratin Cup U-17 pada Agustus lalu.

 ”Biasanya saat berlatih di ekstrakurikuler, saya berlatih hari Senin, Rabu dan Jumat. Selain hari itu, saya menambah latihan sendiri,” ujar siswa yang duduk di kelas 11 tersebut. Saat berlatih menggunakan bola, dia mengasah kemampuan dribble, shooting, dan passing. Dia melakukan itu untuk meningkatkan insting di depan gawang sebagai penyerang dan gelandang serang.

 Selain itu, dirinya juga melakukan aktivitas fisik seperti jogging di waktu senggang. Sepulang sekolah, dia selalu berkeliling di sekitar desanya selama satu sampai dua jam.

 Proses latihan tersebut dinilai Reyvaldo membuahkan hasil positif. Saat tampil bersama SMK Brantas, mampu mencetak total lima gol dan turut membantu menyumbangkan assist. Meski posisinya saat itu sebagai gelandang tengah.

 Bagi Reyvaldo, torehan best player tidak membuatnya berpuas diri. Dia merasa perlu lebih bekerja keras agar kekurangan di turnamen bisa diperbaiki. ”Itu jadi motivasi saya untuk lebih rajin latihan dan lebih bersemangat saat bersekolah,” ujar siswa berusia 17 tahun itu. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
bahlil mini soccer asyik menuju puncak golkar jatim