KABUPATEN -RADAR MALANG- MAN 1 Kabupaten Malang (Mandagi) sukses melampaui target di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya. Pada awal kejuaraan, mereka tak memasang target yang tinggi. Tapi, berusaha untuk bermain maksimal di setiap pertandingan Bahlil Mini Soccer.
Terkait target tersebut, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya, tim pelatih Mandagi tak bisa menurunkan pemain terbaik sekolah. Mereka datang ke Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya dengan penggawa lapis kedua.
Koordinator Ekstrakurikuler MAN 1 Kabupaten Malang Teguh Santoso mengungkapkan, tidak bisa menurunkan pemain andalan sekolah di ajang tersebut akibat Bahlil Mini Soccer bertepatan dengan kejuaraan futsal yang tengah diikuti. Mandagi menjadi perwakilan Malang Raya untuk bertanding di tingkat regional.
”Karena fokus kejuaraan yang kami ikuti cukup banyak, jadi kami banyak menurunkan pemain lapis kedua di Bahlil Mini Soccer,” kata Teguh. Komposisi tersebut terdiri atas 70 persen siswa kelas 10 sementara 30 persen sisanya berasal dari siswa kelas 11. Bahkan, mereka hanya memiliki satu penjaga gawang sepanjang turnamen.
Meski begitu, performa yang ditunjukkan skuad Mandagi di Bahlil Mini Soccer cukup positif. Mereka menunjukkan mentalitas pantang menyerah di atas lapangan. Itu terbukti, mampu bangkit setelah menahan imbang SMAN 1 Gondanglegi dengan skor 2-2. Lalu, mampu memenangkan babak adu penalti 4-3.
Menurut Teguh, hasil tersebut bukan sekadar memperlihatkan potensi pemain muda Mandagi. Melainkan juga menjadi investasi jangka panjang untuk berprestasi di tahun-tahun mendatang. ”Kalau mental pemain kami saat ini bagus, saya yakin tahun depan akan jauh lebih baik (hasilnya),” tandasnya.
Karena itu, dia berharap Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya yang digelar Partai Golkar bisa menjadi agenda rutin. Sebab, bisa menjadi wadah anak asuhnya untuk berkembang sekaligus menorehkan prestasi. Ke depan target timnya meraih juara. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo