Cerita Kiper Smaneta Ahmad Darmawan  Raih Best Goalkeeper Bahlil Mini Soccer  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 14:33 WIB
ON FIRE: Kiper SMAN 1 Tumpang Ahmad Darmawan melepaskan umpan dalam laga babak delapan besar Turnamen Bahlil Mini Soccer di ABE Mini Stadium Unggul Sports Center.  (Iwan Setiawan)
ON FIRE: Kiper SMAN 1 Tumpang Ahmad Darmawan melepaskan umpan dalam laga babak delapan besar Turnamen Bahlil Mini Soccer di ABE Mini Stadium Unggul Sports Center. (Iwan Setiawan)

 RADAR MALANG-Keberhasilan Ahmad Darmawan meraih gelar penjaga gawang terbaik di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Malang Raya tidak datang dengan instan. Selain menjaga performa melalui latihan rutin, dia juga aktif berkomunikasi dengan rekan setim untuk menggalang pertahanan. Kekompakan itu membuat gawang Ahmad hanya tiga kali kebobolan sepanjang turnamen.

 Tiga kali kebobolan tersebut terjadi dalam dua pertandingan. Dua kebobolan pertama tercipta saat timnya bermain imbang 1-1 dengan SMAN 1 Singosari sebelum menang 2-1 melalui adu penalti. Sementara satu kebobolan lainnya terjadi saat Ahmad membantu timnya menang telak 5-1 atas SMK Brantas pada partai final.

 ”Faktor paling utama pastinya komunikasi. Kemudian chemistry juga harus dibangun sejak awal,” katanya. Dia mengungkapkan, kekompakan tersebut hanya diperoleh dari proses latihan yang panjang sebelum turnamen. Itu membuat pemain Smaneta bisa mudah dalam melakukan koordinasi saat bertahan.

 Selain itu, komunikasi yang baik juga memudahkan Ahmad dalam membangun serangan. Sepanjang turnamen, dia kerap melepaskan lemparan maupun tendangan lambung ke kotak penalti lawan. Bola tersebut kemudian dimanfaatkan penyerang SMAN 1 Tumpang untuk menciptakan peluang demi meraih gol.

 Skema tersebut berbuah gol saat Smaneta meraih kemenangan 1-0 atas MAN 1 Kabupaten Malang di babak semifinal. Begitu juga saat Smaneta mencetak gol ketiga ke gawang SMK Brantas di babak final. ”Strategi itu conditional. Ketika saya lihat ada pemain di depan satu lawan satu sementara pemain di samping sudah ancang-ancang maju saya langsung kasih bola atas,” ujarnya.

 Ahmad tidak memungkiri sangat senang bisa memperoleh gelar Best Goalkeeper. Itu karena, kerja kerasnya bersama tim SMAN 1 Tumpang akhirnya berbuah hasil manis. Harapannya, torehan tersebut bisa menjadi pelecut semangatnya untuk bermain lebih baik di babak Grand Champions, bulan depan. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
bahlil mini soccer asyik menuju puncak golkar jatim Smaneta