Serapan Beras di Bulog Cabang Malang Sentuh 107,36 Persen

Nabila Amelia • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 15:00 WIB
Persediaan Aman: pegawai memeriksa stok beras di Gudang Bulog, Jalan Kolonel Sugiyono, Gadang kemarin (20/2).
Persediaan Aman: pegawai memeriksa stok beras di Gudang Bulog, Jalan Kolonel Sugiyono, Gadang kemarin (20/2).

 MALANG KOTA -RADAR MALANG- Realisasi penyerapan beras di Perum Bulog hampir mencapai target. Hal itu didukung dengan serapan di daerah-daerah, termasuk Malang Raya dan sekitarnya. Di Bulog Cabang Malang, serapan beras sampai sekarang sudah setara dengan 81.682 ton.

 ”Realisasi serapan yang ada sekarang sebesar 107,36 persen,” sebut Pemimpin Cabang Perum Bulog Cabang Malang M Nurjuliansyah Rachman. Jumlah tersebut dari wilayah kerja Cabang Malang yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan.

 Kendati sudah melampaui target, Nurjuliansyah menyampaikan masih akan tetap menyerap beras dari para petani. ”Asalkan masih di angka Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yakni senilai Rp 6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP),” sambung dia.

 Selain Malang, ada 11 cabang Bulog yang realisasi serapan berasnya sudah terpenuhi. ”Dari 13 cabang, yang belum terpenuhi tinggal Madiun dan Bojonegoro. Lainnya sudah 100 persen," tutur Kepala Perum Bulog Kantor Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho.

 Sementara itu di tingkat nasional, realisasi serapan beras sudah hampir memenuhi target. Target penyerapan pada 2026 sebanyak 4 juta ton beras.

 ”Untuk serapan kami sudah 3,7 ton,” beber Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto. Dia memastikan Bulog akan tetap melakukan penyerapan sehingga target tahun ini bisa terpenuhi. Termasuk dari Jatim yang merupakan lumbung padi nasional.

 Upaya penyerapan didukung dengan kapasitas gudang yang diperkirakan bisa menampung hingga 6,5 juta ton beras. Baik gudang yang merupakan milik Bulog maupun hasil sewa dari mitra. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
bulog cabang malang beras