PSSI Keluarkan Aturan Baru di Pertandingan Musim Ini: Menutup Mulut Provokatif Dikenakan Kartu Merah

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi kartu merah dalam pertandingan. Sumber: Pinterest.
Ilustrasi kartu merah dalam pertandingan. Sumber: Pinterest.

MALANG, RADAR MALANG – Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa mengeluarkan beberapa peraturan baru untuk Super League 2026/2027. Dalam penerapan Laws of The Game terbaru ini terdapat 8 peraturan baru. Salah satunya, mengenai larangan melakukan gestur menutup mulut yang disertai ucapan provokatif bagi pemain.

Pemain yang menutup mulut dengan menyampaikan ujaran provokatif akan diberikan kartu merah. Aturan baru ini diadaptasi Ogawa dari Piala Dunia 2026.

"Pemain yang menutup mulut sambil menyampaikan ujaran provokatif di pertandingan akan diberi kartu merah. Hal ini juga sudah diterapkan lebih dulu di Piala Dunia 2026," ungkap Ogawa di Refereeing Workshop Jakarta pada (3/9/2026). Dilansir dari CNN News.

Baca Juga: Arema FC Buka Super League dengan Pesta Gol, Isenmulang Kalteng FC Dilibas 4-0

Meski begitu, Ogawa menyampaikna bahwa tak semua gestur tutup mulut akan disanksi dengan kartu merah. Hal ini karena terkadang pemain melakukan gestur tersebut dalam konteks dialog pertemanan. 

Ogawa menyebutkan situasi  tersebut dapat terjad ketika terdapat dua pemain yang sebelumnya bermain pada klub yang sama, namun kini membela tim nasional yang berbeda. Dalam konteks tersebut gestur itu dinilai sebagai komunikasi yang tidak provokatif karena konteksnya mengarah ke dialog pertemanan. 

Baca Juga: Persebaya Bagi Skor dengan Bhayangkara FC 1-1, Pelatih Persebaya Ungkap Faktor Cuaca Tak Bersahabat

Selain aturan mengenai gestur menutup mulut, peraturan baru lain yang diterapkan dalam turnamen musim ini antara lain:

  1. Pemain yang diganti wajib keluar dari lapangan dengan waktu maksimal 10 detik
  2. Lemparan ke dalam maksimal dilakukan dalam 5 detik
  3. Tendangan gawang dihitung dalam jangka waktu 5 detik. Jika lebih, tim lawan akan mendapatkan tendangan pojok.
  4. Kartu  Kuning tidak dapat  diberikan untuk pelanggaran DOGSI jika wasit memberikan advantage.
  5. Pemain dilarang menggunakan cincin berukir atau menonjol
  6. VAR dapat digunakan untuk mengoreksi tendangan pojok asal dilakukan dengan cepat.
  7. Pemain yang mendapati penanganan medis di luar lapangan hanya boleh kembali ke Lapangan jika permainan sudah dilanjutkan lebih dari 1 menit.

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Super League 2026/2027 Liga 1 Match Peraturan Baru pssi Kartu merah