Pelatih Arema FC Marcos Santos Tunggu Hasil Pemeriksaan Dewangga

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 15:30 WIB
BERHARAP TAK CEDERA: Alfeandra Dewangga (tengah) harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami benturan dengan pemain Isenmulang Kalteng FC dalam laga pekan pertama BRI Super League. (Darmono/Radar Malang)
BERHARAP TAK CEDERA: Alfeandra Dewangga (tengah) harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami benturan dengan pemain Isenmulang Kalteng FC dalam laga pekan pertama BRI Super League. (Darmono/Radar Malang)

 RADAR MALANG- Tim pelatih Arema FC melakukan langkah antisipasi terhadap kondisi Alfeandra Dewangga di laga perdana BRI Super League. Gelandang 24 tahun itu ditarik keluar sebelum pertandingan berakhir saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC. Keputusan tersebut diambil setelah Dewangga mengalami benturan dengan salah satu pemain Laskar Tambun Bungai.

 Kondisi itu terjadi saat Dewangga berusaha menghentikan pergerakan winger Isenmulang Kalteng FC Vinicius Baiano. Saat berusaha merebut bola, lututnya berbenturan dengan kaki pemain asal Brasil tersebut. Akibat itu, dia harus digantikan Matheus Blade pada menit ke-66.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari kalau anak asuhnya mendapatkan tekel keras di laga tersebut. Kondisi itu sempat membuatnya harus mendapatkan perawatan fisioterapis tim setelah insiden tersebut. ”Dia kami tarik keluar karena faktor kelelahan sekaligus untuk menjaga kondisinya ,” tutur juru taktik asal Brasil itu.

 Menurutnya, keputusan tersebut harus diambil untuk menghindari problem kaki yang lebih serius. Dewangga perlu memperoleh perawatan lebih mendalam dengan dokter dan fisioterapis tim untuk melihat seberapa parah kondisinya. Meski tampil solid di lini tengah, Marcos tidak ingin mengambil risiko.

 Terlebih lagi, bukan pertama kali Dewangga harus mendapatkan perawatan. Saat pramusim, dia sempat absen selama dua pekan akibat problem di bagian engkel.

 

Terkait dengan kondisi terkini, Marcos masih belum bisa memastikan. Menurutnya, Dewangga perlu memperoleh pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. ”Pada hari Senin nanti kami akan mengetahui kondisi medis untuk menentukan langkah apa yang tepat terhadapnya,” imbuhnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Alfeandra Dewangga Singo Edam Arema FC Marcos Santos