Set Piece Bakal Jadi Senjata Andalan Arema FC, Disiapkan Khusus Selama Pramusim

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 14:00 WIB
Bek Arema FC Walisson Maia berduel di udara dengan pemain RANS Nusantara di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (22/8). (MO Arema FC)
Bek Arema FC Walisson Maia berduel di udara dengan pemain RANS Nusantara di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (22/8). (MO Arema FC)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Keberhasilan pemain Arema FC mencetak tiga gol dengan memanfaatkan momentum bola mati pada laga perdana Super League tak tercipta secara kebetulan. Ada persiapan khusus yang dilakukan penggawa Singo Edan. Musim ini, set piece jadi salah satu senjata anak asuh Marcos Santos untuk membobol gawang lawan.

 ”Gol (dari situasi bola mati) tersebut memang menjadi salah satu strategi tim. Ini sudah kami latih sejak musim lalu,” ungkap Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Dia menjelaskan, skema tersebut sejatinya kerap dilakukan di berbagai laga sebelum kompetisi musim ini. Sayangnya, hanya menjadi peluang berbahaya dan minim gol.

 Alhasil, skema tersebut terus dimatangkan Marcos sepanjang latihan pramusim. Pelatih asal Brasil itu turut memperhatikan detail kecil yang harus dilakukan Walisson Maia cs saat mendapat sepak pojok atau tendangan bebas. Mulai dari menentukan opsi umpan, sampai memilih sasaran berdasar postur pemain yang berada di kotak penalti, sampai variasinya.

 Dia menegaskan, skema tersebut bukan sekadar mengirim bola dari tepi lapangan. Namun juga mempertimbangkan situasi serta komposisi lawan.

 Juru taktik berusia 47 tahun tersebut menjabarkan, set piece di sepak bola modern tidak bisa dipandang sebelah mata. Beragam variasi harus dimunculkan untuk mencari celah di pertahanan lawan. Khususnya saat skema permainan terbuka sulit menghasilkan peluang untuk mencetak gol.

 Karena itu, dia sangat senang skema set piece mulai berbuah gol di laga perdana. Menurut Marcos, hal tersebut menjadi modal bagus untuk Arema FC menghadapi laga selanjutnya. Dia percaya untuk menang perlu punya banyak opsi cetak gol.

 Marcos memastikan tidak ingin cepat puas dengan hasil tersebut. Menurutnya, masih ada ruang untuk Gustavo Franca cs meningkat. ”Kami akan terus meningkatkan skema ini di laga-laga berikutnya,” tegasnya.

 Di tempat terpisah, Fullback Kiri Arema FC Johan Ahmat Farizi mengungkapkan, perolehan gol yang didapat dari situasi set piece tidak hanya berasal dari kerja keras rekan satu tim. Dirinya menilai, kekompakan tim juga berpengaruh dalam mengambil keputusan di atas lapangan. ”Kami harus terus bekerja sama agar kembali memperoleh hasil bagus di laga selanjutnya,” pungkasnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Set Piece sepak bola Arema FC Marcos Santos Singo Edan