Pelatih Arema FC Marcos Santos Mulai Kuasai Tiga Bahasa

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:00 WIB
FOKUS: Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos (tengah) memberikan arahan dalam sesi latihan tim di Stadion Gajayana, pekan lalu.
FOKUS: Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos (tengah) memberikan arahan dalam sesi latihan tim di Stadion Gajayana, pekan lalu. (Darmono)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Situasi tidak biasa terjadi saat tim pelatih Arema FC menjalani konferensi pers jelang menghadapi Isenmulang Kalteng FC, Jumat lalu (4/9). Saat mendapat beberapa pertanyaan dengan bahasa Inggris dari awak media, Marcos Santos langsung memberikan jawaban tanpa menunggu terjemahan ke bahasa Portugis. Usut punya usut, pelatih asal Brasil itu ternyata tengah mempelajari bahasa Inggris untuk mempermudah komunikasi dengan elemen tim dan awak media.

 Kepada Jawa Pos Radar Malang Marcos Santos bercerita, dia memang memiliki basic berbahasa Inggris yang cukup sebelum datang ke Indonesia. Baru saat bergabung dengan Arema FC, dia mulai menekuni bahasa tersebut lebih serius. Mulanya, dia belajar kepada Asisten Pelatih Singo Edan Andre Caldas.

 ”Dia (Andre) merupakan guru bahasa Inggris terbaik, membantu saya untuk lebih memahami (kosa kata dan percakapan) orang lain dengan bahasa Inggris,” tutur eks nakhoda Nautico Clube Capibaribe itu. Setelah belajar beberapa bulan dengan Andre, juru taktik asal Brasil itu memutuskan untuk mempelajari bahasa tersebut lebih dalam melalui kursus secara online. Mirip seperti yang dilakukan Julian Guevara dan Andre Caldas saat mulai belajar bahasa Indonesia.

 Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris dapat memudahkannya untuk berkomunikasi dengan orang lain. Terlebih lagi, di skuad Singo Edan banyak yang lebih fasih memakai Bahasa Inggris dibandingkan Portugis. Selain itu, kemampuan tersebut bisa menjadi investasi jangka panjang bagi seorang pelatih internasional seperti dirinya.

 Selain itu, dengan bahasa Inggris memudahkan untuk menyampaikan tactical kepada penggawa tim. Menurutnya, penggawa tim lebih mudah memahami bahasa Inggris dibandingkan portugis terkait hal-hal teknis.

 Lantas, apakah Marcos juga membuka peluang untuk belajar berbahasa Indonesia? Dia mengaku sudah lama mempertimbangkan hal tersebut. ”Setelah belajar bahasa Inggris, langkah berikutnya adalah belajar bahasa Indonesia,” jelas dia.

 Pelatih berusia 47 tahun mengatakan, kalau mulai mempelajari bahasa Indonesia dari internet. Khususnya belajar dari internet dan YouTube. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Marcos Santos Pelatih Arema FC Singo Edan