Singo Edan Dibayangi Statistik Kurang Bagus saat Laga Away Perdana

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 14:00 WIB
Logo lapakgaming sudah terpasang di jersey Arema FC saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat lalu (4/9). (MO Arema FC)
Logo lapakgaming sudah terpasang di jersey Arema FC saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat lalu (4/9). (MO Arema FC)

 KABUPATEN -RADAR MALANG- Mauro Zijlstra dan kawan-kawan tidak boleh terus larut dalam euforia kemenangan pada laga perdana BRI Super League. Itu karena, PSM Makassar yang menjadi lawan Julian Guevara cs punya modal mengalahkan Singo Edan. Selain itu, anak asuh Marcos Santos juga harus menghadapi rekor laga tandang perdana yang kurang bagus.

Dalam lima musim terakhir, tidak pernah mendapat kemenangan. Musim lalu, bermain imbang saat menghadapi PSIM Jogjakarta saat berlaga di Stadion Sultan Agung Bantul. 

 Berdasar catatan koran ini, dalam lima musim terakhir Arema FC meraih tiga hasil imbang, sedangkan dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan saat berlaga di laga tandang perdana. Hasil seri musim lalu diraih dengan cara yang kurang memuaskan. Singo Edan sempat unggul lebih dulu lalu kemasukan sebelum laga usai.

 Catatan tersebut turut menjadi perhatian Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Dia menyadari kalau bermain di kandang lawan bukan perkara yang mudah. “Keuntungan terbesar tentu saja berada di pihak tim lawan. Kami tidak hanya harus menghadapi strategi lawan, namun juga tekanan bermain di sana,” ungkap juru taktik asal Brasil tersebut.

 Menurutnya, kondisi itu berpotensi mengganggu skema permainan tim, saat tak siap secara mentalitas bertanding. Apalagi, sampai kebobolan terlebih dahulu. Situasinya akan semakin tak menguntungkan untuk Singo Edan.

 Demi mengantisipasi tantangan tersebut, Marcos memastikan menyiapkan skema bertahan. Saat tanpa bola, lini belakang harus tetap disiplin untuk menutup ruang kosong. Anak asuhnya juga harus melakukan transisi cepat dari menyerang ke bertahan.

 Selain itu, dirinya juga akan memaksimalkan rotasi pemain. Pergantian pemain akan mengambil peran kunci untuk menggantikan penggawa yang kelelahan. Sekaligus menambah kekuatan tim untuk menambah keunggulan maupun menyamakan kedudukan.

"Saya merasa komposisi skuad kami musim ini cukup merata. Tidak hanya 11 pemain inti, namun juga cadangan sama berkualitas,” tambahnya. Dirinya berharap, kondisi tersebut dapat mengubah statistik minor menjadi kemenangan saat berjumpa PSM Makassar, Minggu mendatang (13/9). Sekaligus mempertahankan tren positif dari laga perdana lalu. 

 Di tempat terpisah, Winger Arema FC Gabriel Silva mengungkapkan, tim memiliki kans besar meraih tiga poin di laga tandang perdana. Itu karena, tim memiliki modal positif saat pekan ke-1 kompetisi. Memperoleh kemenangan besar sekaligus clean sheet. ”Kami sedang mengalami pekan yang bagus. Harapannya, ini bisa menjadi persiapan untuk kembali meraih kemenangan di laga berikutnya,” imbuh pesepak bola berusia 29 tahun itu. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Arema FC Arema FC VS PSM Makassar Singo Edan