KABUPATEN -RADAR MALANG- Tidak ada riuh penonton yang bakal mengiringi laga Arema FC di markas PSM Makassar. Itu karena, Gabriel Silva dan kawan-kawan akan menjalani pertandingan pekan kedua BRI Super League tanpa kehadiran penonton. Hal tersebut terjadi setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada PSM untuk menggelar laga tanpa penonton.
Sebagai informasi, PSM Makassar harus menjalani dua pertandingan kandang tanpa penonton. Pertama saat melawan Arema FC pada 13 September. Kedua, saat berhadapan dengan Persita Tangerang pada 19 September mendatang. Selain itu, mereka juga harus mengosongkan tribun selatan selama satu musim kompetisi 2026/2027.
Informasi tersebut rupanya sudah diketahui Aremania Utas. Mereka telah memberi imbauan kepada Aremania untuk tidak datang atau melakukan away ke Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare, Minggu mendatang (13/9). ”Kami akan datang kalau tuan rumah memang memperbolehkan (datang). Namun apabila tidak bisa, organisasi akan melarang teman-teman (Aremania) untuk hadir,” ujar Presidium Aremania Utas Ali Rifki.
Menurutnya, pencabutan larangan penonton away musim ini tidak serta merta membuat Aremania bisa leluasa datang ke markas lawan. Mereka juga harus mematuhi prosedur yang berlaku dari tuan rumah. Seperti yang terjadi pada laga melawan PSM Makassar pekan ini.
Sebagai ganti tidak bisa datang langsung, dirinya menyarankan Aremania untuk mendukung Singo Edan melalui layar kaca. Seperti menggelar nonton bareng yang akan digelar setiap korwil atau komunitas. Menurutnya, support tersebut juga akan sangat berarti untuk elemen Singo Edan, meski disampaikan dari jauh.
Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, lebih menyukai laga dengan banyak penonton. Menurutnya, atmosfer laga dengan pemain ke-12 bisa membuat tim semakin terpacu bertanding dengan semangat tinggi. Apalagi, sampai laga away dihadiri langsung oleh Aremania. ”Tetapi kami harus tetap tertib dan menaati peraturan, demi keamanan bersama,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo