BATU - Diego Landis dan kawan-kawan meningkatkan kewaspadaan jelang laga pekan ke-2 BRI Super League besok (13/9). Meski kalah pada laga perdana, PSM Makassar dilihat sebagai tim yang tak bisa di remehkan. Karena itu, antisipasi permainan agresif Pasukan Ramang disiapkan sebelum berlaga.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, PSM Makassar tim yang terkadang tidak mengandalkan penguasaan bola. Mereka kerap memainkan skema long ball yang langsung menyasar kepada pemain di posisi winger atau penyerang tengah.
”Para pemain sayap (PSM) Ma kassar memiliki kualitas teknik dan kreativitas yang bagus,” ungkap juru taktik asal Brasil itu. Marcos merasa taktik tersebut cukup berbahaya. Itu karena, saat memperoleh bola mereka bisa langsung menusuk atau mengirim umpan tajam ke kotak penalti.
Baca Juga: Striker Arema FC Gustavo Henrique Mulai Tingkatkan Intensitas Latihan
Berdasar pengamatannya, salah satu faktor PSM Makassar cukup kuat dalam serangan balik adalah penguasaan lini tengah. Mereka sering memenangkan duel second ball, lalu langsung melakukan permainan agresif dengan transisi menyerang cepat.
Selain itu, Marcos juga mewaspadai striker andalan PSM Makassar, Kodai Tanaka. Pemain asal Jepang tersebut punya kemampuan penempatan posisi dan penyelesaian yang baik. Itu membuatnya jadi satu-satunya pemain Juku Eja yang mencetak gol saat menghadapi Persib Bandung di laga perdana Super League.
Berangkat dari itu, Marcos menyiapkan berbagai skenario bertahan. Tujuannya, untuk mengantisipasi perubahan permainan dari PSM Makassar. Lalu, mengantisipasi ancaman dari bola mati lawan.Menurutnya, juga berbahaya.
Selain faktor tactical, Marcos juga mewantiwanti anak asuh nya untuk menjaga kedisiplinan saat tanpa bola. Menurutnya, yang harus diperhatikan dalam situasi itu adalah dengan menutup ruang kosong. Mengantisipasi, umpan terobosan dari lawan.
Baca Juga: PSM Lawan Arema FC Tanpa Penonton, Berikut Alasannya
”Kesempatan lawan (PSM) menekan atau menyerang harus segera kami hentikan sebaik mungkin,” jelas pria asal Brasil tersebut.
Di tempat terpisah, Center Back Arema FC Walisson Maia mengungkapkan, tim harus bermain dengan disiplin untuk mengurangi potensi kebobolan. Menurutnya, kondisi fisik juga harus prima dalam laga besok. Alasannya, lawan yang dihadapi punya kecepatan dan bermain dengan determinasi.
”Persiapan kami untuk laga nanti harus matang. Agar Arema FC bisa meraih tiga poin,” imbuhnya. Upaya itu, sebelum nya berbuah tiga poin dalam laga perdana melawan Isenmulang Kalteng FC. Saat itu Singo Edan juga berhasil mencatatkan nir bobol dalam laga berlangsung di Stadion Kanjuruhan itu.
Editor : Aditya Novrian