Sistem keamanan laga kandang Arema FC bakal semakin ketat selama kompetisi musim 2026/2027. Satu indikasinya, manajemen dan panitia pelaksana (Panpel) menambah proses pengenalan wajah atau face ID bagi penonton yang hendak masuk dalam Stadion Kanjuruhan. Langkah tersebut merupakan bagian dari masa percobaan sebelum diterapkan secara permanen.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, penambahan keamanan tersebut merupakan salah satu rencana klub sejak musim lalu. Manajemen ingin agar setiap penonton yang berada di Stadion Kanjuruhan bisa menyaksikan laga dengan aman dan tertib.
Baca Juga: Tiga Gustavo Franca Meramaikan Kompetisi Sepak Bola Indonesia, Salah Satunya di Arema FC
Arema FC juga bisa memaksimalkan data dari proses tersebut untuk melaku kan blacklist apabila terdapat penonton yang melanggar tata tertib pertandingan.
”Sistem pengenalan wajah atau Face ID memang baru kami lakukan trial musim ini, dimulai saat melawan Isen mulang Kalteng FC (4 September lalu),” ujarnya. Dalam uji coba tersebut, Panpel pertandingan tidak menemui kendala berarti. Baik saat pendaftaran maupun saat suporter menggunakannya untuk melakukan pemindaian wajah.
Baca Juga: Siap Jalankan Regulasi Suporter
Inal menjelaskan, kebijakan tersebut akan diterapkan selama setengah musim. Langkah itu dilakukan untuk melihat efektivitas sistem keamanan yang diterapkan itu. Saat mendapatkan respons positif, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menerapkan Face ID secara permanen pada setiap laga kandang.
”Harapannya sistem ini bisa terus berkembang sampai seratus persen, baru kami terapkan seutuhnya,” imbuhnya.
Editor : Aditya Novrian