Arema FC Waspadai Motivasi Ganda Tim Juku Eja

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 09:01 WIB
BAKAL BERJALAN SENGIT: Determinasi dari winger PSM Makassar Kodai Tanaka (kiri) patut diwaspadai Singo Edan. Absennya Gustavo Henrique bisa memberi peluang bagi Mauro Zijlstra untuk tampil lebih banyak.  (Darmono/Radar Malang – IG PSM Makassar)
BAKAL BERJALAN SENGIT: Determinasi dari winger PSM Makassar Kodai Tanaka (kiri) patut diwaspadai Singo Edan. Absennya Gustavo Henrique bisa memberi peluang bagi Mauro Zijlstra untuk tampil lebih banyak. (Darmono/Radar Malang – IG PSM Makassar)

PAREPARE, RADAR MALANG - Hasil minor di laga pertama membuat PSM Makassar punya motivasi lebih dalam menatap laga kedua. Terlebih, mereka bakal tampil di kandangnya sendiri. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos sudah cukup memahami kondisi tersebut.

Karena itu, dia memprediksi pertandingan nanti sore bakal berjalan alot. Hal lain yang masuk dalam catatannya yakni motivasi PSM yang ingin mengakhiri catatan dua kekalahan beruntun saat menghadapi Arema FC.

Dalam dua pertemuan terakhir sejak musim 2024/2025, Rizky Eka dkk takluk dengan skor tipis 0-1 dan 1-2. “Tim (PSM) Makassar bakal memberikan perlawanan yang kuat dan pasti merepotkan pertahanan kami,” ujar juru taktik berusia 47 tahun itu.

Menurut Marcos, PSM Makassar tidak hanya bermodalkan semangat comeback. Mereka kini juga memiliki gaya permainan yang lebih taktis. Ditambah kualitas pemain lokal dan asing yang merata di berbagai lini.

Disinggung apakah pertandingan tanpa penonton memberi timnya keuntungan, Marcos menampiknya.  "Mereka (PSM) pastinya lebih familiar dengan atmosfer dan kondisi lapangan Gelora BJ Habibie," imbuh dia.

Sementara itu, timnya hanya memiliki waktu singkat untuk adaptasi. Sebab ada regulasi larangan official training yang diterapkan musim ini. Meski begitu, Marcos memastikan Achmad Maulana dkk tidak terbebani dengan motivasi tinggi tim lawan.

Justru mereka juga sama-sama bersemangat untuk kembali meraih tiga poin. Itu setelah menuai hasil positif di laga perdana melawan Isenmulang Kalteng FC.

Selama satu pekan, Marcos sudah meracik strategi yang tepat untuk membobol gawang Hilmansyah. Dia juga menganalisis bagaimana skema yang ideal untuk menghalau serangan lini depan PSM Makassar. Mengingat mereka punya senjata berbahaya untuk unggul di 10 menit pertama.

Absennya Alfeandra Dewangga dan Gustavo Henrique dinilai tidak mengurangi kekuatan Singo Edan. Marcos mengaku sudah menyiapkan skema permainan tanpa striker murni maupun ketika pemain bernomor sembilan turun di atas lapangan.

“Dengan persiapan yang sudah tim ini lakukan, kami akan melakukan segalanya untuk keluar sebagai pemenang,” imbuh juru taktik asal Brasil tersebut.

Di tempat terpisah, winger Arema FC Gabriel Silva merasa tim yang punya catatan negatif sudah pasti akan bermain lebih ngotot. Namun, dia melihat rekan setimnya juga dalam performa yang bagus dari laga perdana.

“Kami percaya diri bisa menampilkan permainan yang luar biasa untuk bisa mencuri tiga poin (di kandang lawan),” tutup pesepak bola berusia 29 tahun itu. (zan/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
PSM Makassar vs Arema FC BRI Super League Juku Eja Singo Edan