Menyiasati Persiapan tanpa Official Training

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 14:06 WIB
HARUS BERADA PTA SI: Diego Landis dan Careca melakukan perjalanan ke Parepare Jumat lalu (11/9). Keduanya dan tim tak bisa melakukan official training di kandang PSM, kemarin.
HARUS BERADA PTA SI: Diego Landis dan Careca melakukan perjalanan ke Parepare Jumat lalu (11/9). Keduanya dan tim tak bisa melakukan official training di kandang PSM, kemarin.

PAREPARE- Tim Pelatih Arema FC harus memutar otak untuk berlatih saat menjalani pertandingan tandang di BRI Super League musim ini. Itu karena, skuad Singo Edan tidak bisa menggelar sesi official training (OT) di venue pertandingan seperti musim lalu. Operator kompetisi I. League menerapkan aturan tidak ada OT musim ini.

Dalam Regulasi Super League 2026/27, berdasar Pasal 35 tentang Familiarisasi Stadion. Klub tamu hanya diperbolehkan melakukan familiarisasi di stadion pada H-1. Familiarisasi dibatasi maksimal 30 menit. Klub tidak diperbolehkan melakukan aktivitas latihan, termasuk official training, serta hanya boleh menggunakan sepatu jogging.

Kondisi itu membuat Arema FC harus mencari sejumlah tempat alternatif saat jalani laga tandang. Seperti kemarin, harus menempa diri di lapangan mini soccer. Itu akibat, tak mudah cari lapangan sesuai standar.

Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas melihat, penerapan regulasi larangan official training memberikan kerugian bagi tim tamu. Para pemainnya tak memiliki waktu khusus untuk berlatih di lapangan yang akan dipakai pertandingan.

Baca Juga: Arema FC Waspadai Motivasi Ganda Tim Juku Eja

Menurutnya, tim tamu membutuhkan adaptasi terhadap kondisi venue sebelum berlaga.

”Kondisi tersebut membuat kami harus melakukan adaptasi sebelum pertandingan (saat melakukan pemanasan saja),” kata nakhoda berkebangsaan Brasil tersebut. Menurutnya, hal tersebut kurang ideal. Karena tim tamu juga perlu adaptasi terkait bagaimana cuaca di venue laga yang berbeda dengan Malang.

Meski tak setuju, tapi dia memastikan Arema FC tetap legawa. Berusaha mengganti tempat latihan sebagai bagian adaptasi. Apabila belum menemukan lapangan yang sesuai standar, akan mengubah program latihan. Seperti, melakukan latihan ringan yang tujuannya untuk menjaga kondisi elemen tim.

Baca Juga: Tiga Gustavo Franca Meramaikan Kompetisi Sepak Bola Indonesia, Salah Satunya di Arema FC

Karena kondisi itu, Arema FC akan lebih memaksimalkan latihan tactical di Malang. Seperti yang Arema FC lakukan sebelum menghadapi PSM Makassar, nanti sore. ”Kami sudah menyelesaikan (latihan tactical) semuanya latihan di Malang. Jadi saat away Jumat lalu, hanya perlu penggawa tim setelah lakukan perjalanan jauh,” imbuhnya. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
Arema FC BRI Super League tim pelatih OT