MALANG KOTA -RADAR MALANG- Arema FC masih menunjukkan produktivitas gol di depan gawang lawan. Itu terbukti dengan torehan tiga gol saat menghadapi PSM Makassar, Minggu lalu (13/9). Meski begitu, tim pelatih Singo Edan merasa perlu terus mengasah lini serang tim.
Pada laga melawan PSM, pemain Arema FC tak bisa killing the game. Peluang pada menit akhir gagal dimanfaatkan yang berujung tak bisa membawa tiga poin.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengungkapkan, di pertandingan tersebut timnya mengantongi tujuh tembakan. Empat di antaranya berhasil mengarah tepat ke gawang tim berjuluk Juku Eja itu. Sayangnya dari angka itu, hanya tiga yang berhasil membuahkan gol untuk Singo Edan.
”Seharusnya di laga lalu (Minggu, 14 September) kami bisa memenangkan pertandingan dengan perolehan gol keempat atau bahkan lebih,” ujarnya. Menurutnya, setidaknya ada dua peluang emas yang bisa dimaksimalkan para pemainnya pada menit akhir. Kondisi tersebut mengakibatkan Arema FC harus pulang dengan satu poin dari Parepare.
Marcos menjabarkan, kondisi tersebut tidak boleh terulang dalam laga mendatang. Sebab, membuang-buang peluang dapat menghukum tim. Baik itu dengan kekalahan atau hasil imbang.
Berangkat dari hal tersebut, dia memastikan timnya bakal melakukan evaluasi. Terutama menganalisis penyebab pemain tim yang kerap gagal memanfaatkan peluang emas. Hasil evaluasi itu, bakal coba diperbaiki dalam sesi latihan pada pekan ini.
Menurutnya, salah satu aspek yang akan menjadi perhatiannya adalah pengambilan keputusan saat dapat peluang. Rencananya, skenario di kotak penalti akan diperbanyak untuk melatih insting Gabriel Silva dan kawan-kawan selama persiapan lawan Persik. Harapannya, penggawa Singo Edan lebih tajam dan baik saat mengambil keputusan.
”Dengan memanfaatkan peluang yang ada kami bisa sesegera mungkin mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Harapannya kami bisa memperbaiki hal itu di pertandingan mendatang (melawan Persik Kediri),” kata Marcos. Menang di kandang wajib diwujudkan setelah laga lawan PSM.
Di tempat terpisah, stoper Arema FC Diego Landis mengungkapkan tim tidak boleh larut dari hasil imbang di laga sebelumnya. Elemen tim harus tetap fokus untuk mempersiapkan laga berikutnya. ”Pertandingan berikutnya tidaklah mudah. Karena itu, kami harus segera mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa kembali meraih poin penuh,” kata pesepak bola berusia 28 tahun itu. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo