RADAR MALANG-Selain harus beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan, pemain asing juga harus beradaptasi perjalanan away jauh. Itu akibat, kontestan BRI Super League tak hanya berkandang di Jawa. Kondisi itu sudah tidak jadi kendala untuk Winger Arema FC Gabriel Silva.
Pesepak bola berusia 29 tahun itu sudah bisa beradaptasi. Sebelumnya, dia tak menampik merasakan kelelahan saat pertama kali away di BRI Super League. Itu karena, menempuh perjalanan dengan waktu berjam-jam. Harus menempuh jalur darat dan udara.
”Namun, sekarang saya sudah bisa mengatasi kelelahan itu. Meski harus terus melakukan penyesuaian,” ujarnya. Sebagai informasi, musim lalu Singo Edan harus berlaga di Jakarta, Lampung, Samarinda, dan Bali. Saat itu, jeda laga setiap pertandingan kerap tidak panjang waktunya.
Melalui pengalaman away musim lalu, sekarang Gabi tak khawatir saat harus menghadapi perjalanan jauh untuk laga tandang. Perjalanan ke Parepare pekan lalu, misalnya. Meski baru pertama kali menempuh jauh ke san, Gabriel Silva mengaku tidak mengalami banyak kendala selama perjalanan. Menurutnya, tim pelatih dan medis membantu semua pemain terus dalam kondisi yang bagus.
Sedangkan salah satu cara Gabi-sapaan akrab Gabriel Silva-menghadapi tantangan laga tandang itu dengan berfokus untuk melakukan recovery. Mulai berusaha mengatur tidur yang ideal, mengonsumsi makan yang bergizi dan multivitamin untuk menunjang kesehatannya.
Saat merasa kondisinya tidak fit, bakal langsung menghubungi dokter tim. Untuk segera mendapatkan perawatan. ”Sebagai pemain harus ditunjang dengan kesiapan fisik yang bagus,” kata dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo